Halaman baru
Dari WikiPangan
- 8 Februari 2026 01.07 Sambi' (riw | sunting) [1.256 bita] Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
- 8 Februari 2026 00.47 Gangan Paliat (riw | sunting) [532 bita] KataKerja (bicara | kontrib) (Membuat halaman baru) Tag: VisualEditor
- 8 Februari 2026 00.44 Nasi Itik Gambut (riw | sunting) [607 bita] KataKerja (bicara | kontrib) (Membuat halaman baru) Tag: VisualEditor
- 8 Februari 2026 00.39 Cacapan Asam (riw | sunting) [729 bita] KataKerja (bicara | kontrib) (Membuat halaman baru) Tag: VisualEditor
- 8 Februari 2026 00.29 Sayur Kambang Tigarun (riw | sunting) [701 bita] KataKerja (bicara | kontrib) (Membuat halaman baru) Tag: VisualEditor
- 8 Februari 2026 00.22 Ipau (riw | sunting) [828 bita] KataKerja (bicara | kontrib) (Membuat halaman baru) Tag: VisualEditor
- 8 Februari 2026 00.19 Rojjo (riw | sunting) [1.720 bita] Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
- 8 Februari 2026 00.12 Habang Banjar (riw | sunting) [580 bita] KataKerja (bicara | kontrib) (Membuat halaman baru) Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 23.08 Bubu Lawo (riw | sunting) [738 bita] Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 22.55 Becce Laung (riw | sunting) [1.203 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Dalam bahasa Bugis, namanya Becce Laung. Sakko-sakko jika dalam Bahasa Makassar yang artinya terdesak. Untuk menikmati kudapan unik khas Bugis ini harus didampingi teh, kopi, atau paling tidak air putih. Sebab sesuai namanya, dalam segala suasana makanan ini rawan membuat orang tersedak. Becce Laung memiliki ketahanan yang lama, bahkan anak-anak kuliah era 1990-an menjadikannya bekal kembali ke kota setelah pulang kampung. Becce Laung pun kerap dijadikan bekal ol...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 22.40 Tolong (riw | sunting) [1.246 bita] Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 22.28 Co'ri (riw | sunting) [729 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Co'ri''' adalah makanan camilan dari Polewali Mandar, Sulawesi Selatan, khususnya di Desa Riso, Kecamatan Tapango. Camilan tradisional dengan sensasi rasa karamel ini terbilang unik karena disajikan dalam potongan bambu berukuran kecil. Selain menambah cita rasa, penggunaan potongan bambu ini bertujuan agar camilan mirip karamel ini lebih tahan lama. == Kategori == Kudapan == Cara Pembuatan == # Nira yang disadap dari pohon aren dimasak menggunakan wajan d...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 22.21 Beppa Laiya (riw | sunting) [583 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Beppa Laiya adalah kue tradisional khas Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, yang memiliki cita rasa manis gurih dengan tekstur renyah di luar dan kenyal di dalam. Kue tradisional ini terbuat dari tepung ketan, gula merah, dan wijen, sering dibentuk seperti angka delapan, serta disajikan pada acara adat atau sebagai camilan. Terbuat dari campuran tepung ketan, tepung beras, gula merah (palm sugar), sedikit garam, vanili, dan wijen putih. Kudapan satu ini dikenal d...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 22.17 Sota (riw | sunting) [509 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Sota''' adalah satu makanan unik yang berasal dari Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Makanan ini terbuat dari ketan yang dicampur dengan parutan kelapa. Campuran tersebut kemudian dibentuk bulat kecil dan disajikan dalam wadah daun pisang. Sota biasanya dimakan sebagai makanan ringan atau camilan. Rasanya manis dan bertekstur kenyal, ini membuatnya menjadi favorit banyak orang. Sota seringkali disajikan dalam acara-acara adat, menambah nilai kultural dalam s...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 22.08 Laha Bette (riw | sunting) [650 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Laha Bete''' adalah makanan tradisional khas pesisir berbahan dasar ikan mairo atau ikan bete dari Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Kuliner ini merupakan urap teri yang dicampur dengan kelapa parut sangrai, mangga serut, dan bumbu pedas, serta diakui sebagai Warisan Budaya tak Benda Indonesia pada 2021. == Kategori == Makanan utama == Cara Pembuatan == # Ikan dibersihkan, tulang dicabut, kemudian direndam air jeruk nipis atau cuka selama 30 menit hingga...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 22.06 Tello Bale (riw | sunting) [715 bita] Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 21.56 Ayam Pallu Cuka (riw | sunting) [747 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Ayam Pallu Cuka (atau Nasu Cukka) adalah masakan khas Sulawesi Selatan, khususnya dari Suku Kajang/Bulukumba. 'Pallu' berarti masak, 'Cuka' berarti cuka, yang berarti ayam masak cuka. Sesuai namanya, hidangan ini bercita rasa asam segar dan gurih, sering menggunakan cuka aren alami atau nira lontar. Bumbu umumnya terdiri dari bawang merah, putih, kunyit, ketumbar, dan tumisan rempah. == Kategori == Makanan utama == Cara Pembuatan == # Bersihkan ayam, bisa dir...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 21.48 Toppa Lada (riw | sunting) [770 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Toppa Lada merupakan hidangan daging khas Makassar. 'Toppa' artinya irisan dan 'Lada' artinya cabai, jadi Toppa Lada artinya adalah irisan cabai. Memiliki rasa pedas gurih berempah yang dimasak perlahan hingga bumbu berubah menjadi pekat. Toppa Lada paling enak dimakan dengan nasi hangat. == Kategori == Makanan utama == Cara Pembuatan == # Didihkan air secukupnya. Rebus daging bersama serai, daun jeruk, daun salam, dan lengkuas. # Masak hingga air susut dan d...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 21.37 Coto Kuda (riw | sunting) [599 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Coto Kuta''' merupakan makanan khas Kabupaten Jeneponto yang berbahan dasar daging kuda. Jeneponto memiliki populasi kuda terbesar di Sulawesi Selatan dan terdapat Pasar Tolo yang merupakan pasar kuda terbesar yang ada di provinsi Sulawesi Selatan. Menurut sejarahnya, Coto Kuda pada awalnya hanya diperuntukkan untuk dihidangkan bagi Karaeng (sebutan raja atau bangsawan) di Tanah Turatea, Jeneponto.') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 21.35 Lempeng (riw | sunting) [1.318 bita] Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 21.29 Kue Uhu-uhu (riw | sunting) [553 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Kue Uhu-uhu merupakan makanan khas Bulukumba yang terbuat dari adonan beras ketan dan dibuat menyerupai jaring-jaring dan dilumuri gula merah. Kue ini sekilas mirip dengan kue bannang-bannang yang ada di Kabupaten Bone ataupun Sinjai atau nennu-nennu di Kabupaten Soppeng. Namun bentuk dan cita rasanya sedikit berbeda, jika kue bannang-bannang dan nennu-nennu memiliki tekstur agak lebih garing, Kue uhu-uhu memilik tekstur yang sedikit basah. Namun, meskipun tekstu...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 21.15 Loka Sattai (riw | sunting) [1.612 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Loka Sattai merupakan makanan yang tidak asing lagi bagi masyarakat Sulawesi Barat dan berbahan dasar pisang kepok muda. Loka Sattai sendiri mempunyai beberapa nama, misalnya masyarakat Polman menamainya Loka Anjoroi, Mamuju menamainya Loka Ro’do, sedang di Matra dan Mateng menamainya sesuai bahasa dan budaya masing-masing. Selain pisang kepok muda sebagai bahan dasar pembuatan makanan tradisional Loka Sattai ini, bahan dasar yang tidak kalah pentingnya adalah...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 20.54 Kaloli (riw | sunting) [729 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Kaloli adalah makanan khas masyarakat Gantarang Keke Bantaeng, Sulawesi Selatan dan hanya dapat ditemukan pada saat hari raya dan upacara adat Gantarang Keke. Kaloli diolah menggunakan beras yang dibungkus menggunakan daun aren. Makanan ini bukan sekadar hidangan, tetapi juga mengandung nilai filosofis, yaitu ujungnya yang berbentuk passapu (penutup kepala masyarakat Bugis-Makassar), di dalamnya tersirat makna ikatan kekerabatan antarmasyarakat di Gantarang Keke...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 20.53 Ronto' (riw | sunting) [652 bita] Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 20.15 Onde-Onde Jawa (riw | sunting) [3.131 bita] Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 20.13 Gagape (riw | sunting) [1.092 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Gagape''' (sering disebut Ayam Gagape atau Gagape' ) adalah masakan tradisional khas Makassar, Sulawesi Selatan, yang sering disajikan saat hari raya seperti Lebaran atau acara hajatan. Tampilan Gagape memiliki kemiripan dengan opor ayam, tetapi rasanya lebih gurih dan tekstur kuahnya lebih kental. Salah satu bahan kunci yang membedakan gagape dari opor adalah penggunaan kelapa parut yang disangrai (serundeng) lalu ditumbuk halus, menambah aroma dan rasa guri...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 20.08 Dempo Durian (riw | sunting) [740 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Dempo durian (atau dampo/selai durian) adalah selai tradisional khas Sulawesi, terutama populer di Bulukumba dan Palopo. Selai ini terbuat dari daging buah durian yang dimasak lama dengan gula merah hingga mengental. Selai ini serbaguna untuk isian kue (nastar, roti maros), campuran makanan, atau olesan. Jika Dempo Durian dimasak hingga benar-benar kering dan disimpan di kulkas dalam wadah rapat, dempo durian dapat bertahan lama hingga 1 tahun. == Kategori == Ma...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 20.00 Ayam Tawaoloho (riw | sunting) [1.133 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Ayam Tawaoloho adalah kuliner khas kampung Pondidaha, Konawe, Sulawesi Tenggara. Menurut kalangan etnis Tolaki di Sulawesi Tenggara, makanan ini tidak mengandung kolestrol disebabkan cara penggolahannya tidak menggunakan rempah-rempah sebagaimana masakan lainnya. Ayam Tawaoloho berupa hidangan daging ayam berkuah bening yang terasa nikmat disantap saat ditemani semangkuk sinonggi. == Kategori == Makanan Utama == Cara Pembuatan == # Potong daging ayam sesuai u...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 19.39 Kapusu Nosu (riw | sunting) [683 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Kapusu Nosu''' adalah makanan tradisional khas Buton, Sulawesi Tenggara, berupa bubur jagung gurih yang terbuat dari jagung tua yang ditumbuk (nosu) hingga kulit arinya (kapusu) terkelupas. Makanan pokok ini diolah dengan mencampurkan santan dan garam, menghasilkan rasa gurih, tekstur padat, serta sering disajikan bersama ikan kering dan sambal. Sebagai makanan pokok, hidangan ini dimakan biasanya dimakan bersama sayur bening dan ikan kaholeo. == Kategori ==...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 19.30 Apang Paranggi (riw | sunting) [1.689 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Apang Paranggi atau juga dikenal dengan nama Bolu Paranggi. Kudapan ini menjadi salah satu bukti jejak Portugis di Kota Makassar di abad ke-17. Kendati Kesultanan Gowa-Tallo hanya memiliki hubungan diplomatik selama 125 tahun, Portugis banyak memengaruhi budaya lokal. Mulai dari serapan kosakata, nama tempat, termasuk kuliner. Kata "''bolu''" berasal dari bahasa Portugis "''bolo''", yang juga berarti kue. Adapun "''paranggi''", menurut Zainuddin Tika dalam buku...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 19.29 Bale ceppe (riw | sunting) [3.526 bita] Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Bale Ceppe''' adalah produk olahan ikan tradisional khas masyarakat Suku Bugis, Sulawesi Selatan. Panganan ini dibuat dari ikan laut segar yang dibelah, dibersihkan, lalu dipipihkan (digencet) sebelum menjalani proses pengawetan alami melalui penggaraman dan penjemuran di bawah sinar matahari. Bale Ceppe dikenal karena teksturnya yang tipis, kering, dan rasa gurih yang sangat konsentrat, menjadikannya salah satu lauk pauk paling populer di meja makan masya...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 19.11 Onde-Onde (riw | sunting) [2.060 bita] Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 19.10 Jagung Marning (riw | sunting) [1.273 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Jagung Marning''' adalah camilan khas dari berbagai daerah di Indonesia, terutama populer di Makassar/Sulawesi Selatan, khususnya di Bantaeng dan Bulukumba dengan rasa gurih bawang klasik, serta Jawa Tengah (seperti Cilacap, Boyolali, Magetan). Memiliki beberapa varian pedas-manis, pedas, manis, dan original. Jadi, tidak ada satu daerah tunggal, tetapi beberapa daerah punya versi khas masing-masing. Jagung marning atau marning jagung biasanya bertekstur reny...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 18.58 Kacang sembunyi (riw | sunting) [3.420 bita] Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Kacang Sembunyi''' adalah kudapan ringan tradisional yang populer di masyarakat Sulawesi Selatan dan berbagai daerah lain di Nusantara. Hidangan ini berbahan dasar kacang tanah yang dibalut dengan lembaran adonan tepung tipis (kulit pangsit atau kulit buatan sendiri), kemudian digoreng dan dilapisi dengan karamel gula. Nama "sembunyi" merujuk pada posisi kacang yang tertutup rapat oleh lapisan tepung, sehingga tidak terlihat dari luar. == Makna Budaya dan...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 18.58 Se'ro-se'ro (riw | sunting) [4.417 bita] Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Sero'-sero\'''' (atau '''Kue Sero''') adalah kue kering tradisional khas masyarakat Bugis dan Makassar di Sulawesi Selatan. Kue ini terbuat dari adonan tepung beras, santan, dan gula yang dicetak menggunakan cetakan besi panas berbentuk bunga atau roda, lalu digoreng dalam minyak banyak (''deep fry''). Meski secara visual sangat mirip dengan Kembang Goyang di Jawa, Sero'-sero' memiliki kedudukan yang lebih sakral dalam budaya lokal. Ia bukan s...') Tag: VisualEditor-alih
- 7 Februari 2026 18.37 Golla tarek (riw | sunting) [3.793 bita] Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ '''Golla Tarek''' adalah panganan manis atau permen tradisional khas masyarakat Bugis, Sulawesi Selatan. Nama "Golla Tarek" berasal dari bahasa Bugis; ''Golla'' berarti gula dan ''Tarek'' berarti tarik. Penamaan ini merujuk pada proses pembuatannya yang unik, di mana adonan gula merah cair yang mulai mengental harus ditarik berulang kali hingga teksturnya berubah menjadi padat, berwarna lebih terang, dan renyah. == Sejarah dan Makna Buday...')
- 7 Februari 2026 18.29 Cendolok tawaro (riw | sunting) [3.688 bita] Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ '''Cendolok Tawaro''' adalah minuman penyegar tradisional khas masyarakat Bugis dan Makassar, Sulawesi Selatan. Nama hidangan ini berasal dari perpaduan kata "Cendolok" (cendol) dan "Tawaro" yang dalam bahasa lokal berarti Sagu. Berbeda dengan cendol di wilayah Jawa yang umumnya berbahan dasar tepung beras atau hunkwe, Cendolok Tawaro menggunakan pati sagu asli yang memberikan tekstur jauh lebih kenyal dan warna yang...')
- 7 Februari 2026 18.26 Sari Manis Sukun (riw | sunting) [1.701 bita] Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 18.01 Leppe-Leppe (riw | sunting) [1.415 bita] Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 17.16 Jalaure (riw | sunting) [1.268 bita] Andi.pada (bicara | kontrib) (buat halaman) Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 15.21 Jus Patikala (riw | sunting) [383 bita] KataKerja (bicara | kontrib) (Membuat halaman baru) Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 13.01 Sambala Settung (riw | sunting) [3.828 bita] Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Sambala' Settung''' atau '''Sambal Buah Kecapi''' adalah jenis sambal buah tradisional khas masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan, khususnya di daerah pedalaman seperti Soppeng dan Bone. Hidangan ini tergolong kuliner musiman yang langka, karena bahan utamanya—buah Settung atau Kecapi (''Sandoricum koetjape'')—hanya berbuah satu kali dalam setahun dan pohonnya kini semakin jarang ditemui. Berbeda dengan sambal mangga (''Racca' Pau'') yang a...')
- 7 Februari 2026 12.54 Sup Brenebon (riw | sunting) [842 bita] KataKerja (bicara | kontrib) (Membuat halaman baru) Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 12.42 Nasu Wolio (riw | sunting) [4.587 bita] Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Nasu Wolio''' atau sering disebut sebagai '''Ayam Nasu Wolio''' adalah hidangan olahan ayam kampung tradisional yang berasal dari kebudayaan Wolio di Kota Baubau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Secara harfiah, ''Nasu'' berarti masak/laauk dan ''Wolio'' merujuk pada etnis serta pusat pemerintahan eks-Kesultanan Buton. Berbeda dengan opor ayam yang berwarna pucat atau kari yang pekat akan kunyit, Nasu Wolio memiliki kuah yang cenderung gela...')
- 7 Februari 2026 00.21 Pisang asar (riw | sunting) [1.323 bita] Andi.irfan (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'jmpl|Pisang asar/Muhika Tuarita Pisang asar di Kota Ambon, Maluku adalah camilan pisang panggang dengan olesan kacang di atasnya yang menghadirkan perpaduan rasa manis, gurih, dan aroma hangat yang menggugah selera. Proses pemanggangan membuat tekstur pisang menjadi lebih lembut dengan rasa manis alami yang semakin kuat, sementara permukaannya sedikit terkaramelisasi sehingga memberikan sensasi legit saat digigit. Olesan...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 00.17 Taiboka (riw | sunting) [768 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Taiboka''' (atau tahiboka/tai boka/tahi minyak) adalah sambal khas Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan. Di Kalimantan disebut Tai Lala atau Areh. Berbahan dasar ampas atau sisa hasil pembuatan minyak kelapa tradisional. Secara harfiah, Tai minya' atau Tai boka merujuk pada ampas minyak/sari pati santan kelapa yang dimasak. == Kategori == Makanan pendamping == Cara Pembuatan == # Siapkan ampas minyak kelapa (taiboka). # Tumis bumbu halus (bawang merah, bawang...') Tag: VisualEditor
- 7 Februari 2026 00.11 Putu soppa (riw | sunting) [999 bita] Andi.irfan (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'jmpl|Putu Soppa/Andi Tenri Pada Kue putu adalah jajanan/camilan tradisional yang dikenal karena aroma wanginya dari uap hangat yang keluar saat proses memasaknya. Putu soppa, camilan orang Bugis, Sulawesi Selatan, biasanya dimakan dengan sambal. Soppa artinya disodok, camilan ini bisa disodok/ditusuk dengan tusuk bambu yang biasa dipakai untuk bakso atau sate. Putu soppa tidak memiliki isian sehingga ia dimakan bersama sa...') Tag: VisualEditor
- 6 Februari 2026 23.57 Benno (riw | sunting) [1.853 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Jagung letup, dalam Bahasa Inggris ''Popcorn'', Benno’ (Bugis), Lappo’ (Makassar), termasuk dalam makanan camilan semua generasi dari kalangan remaja sampai kanak-kanak. Seperti namanya, makanan ini berbahan dasar jagung, rasanya beragam da yang manis juga ada yang asin. Benno sangat mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional, umumnya dibungkus dalam kantung plastik putih. Bisa juga membuat sendiri dengan cara mengaduk aduk jagung dalam sekam panas. Proses...') Tag: VisualEditor
- 6 Februari 2026 23.48 Lalampa (riw | sunting) [2.097 bita] Andi.irfan (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'jmpl|Lalampa/Oppa Firdaus Lemper di Kota Gorontalo dan Kota Manado, Sulawesi Utara disebut dengan lalampa. Ia merupakan kudapan tradisional yang menghadirkan perpaduan rasa gurih, lembut, dan sedikit manis dalam satu gigitan. Ketan yang dimasak dengan santan menghasilkan tekstur pulen dan rasa gurih yang menjadi dasar utama, sekaligus membungkus isian ikan yang telah dibumbui. Ikan yang dimasak bersama bawang, rempah, dan bumbu...') Tag: VisualEditor
- 6 Februari 2026 23.46 Kasube (riw | sunting) [1.007 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Kasube juga menjadi salah satu makanan tradisional khas Toraja. Berbeda dengan Pa'karing atau Pa'piong, Kasube terbuat dari ketan atau ketan hitam. Memiliki rasa yang padat dan wangi karena dibungkus dengan daun bambu. Uniknya, varian rasa Kasube ini berbeda-beda sesuai dengan siapa pembuatnya. Ada yang manis menggunakan gula, juga ada yang asin menggunakan garam. Kasube sangat jarang di temui bahkan hampir tidak ada yang menjualnya. Namun Kasube ini biasanya d...') Tag: VisualEditor
