Beppa Laiya

Dari WikiPangan

Beppa Laiya adalah kue tradisional khas Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, yang memiliki cita rasa manis gurih dengan tekstur renyah di luar dan kenyal di dalam. Kue tradisional ini terbuat dari tepung ketan, gula merah, dan wijen, sering dibentuk seperti angka delapan, serta disajikan pada acara adat atau sebagai camilan. Terbuat dari campuran tepung ketan, tepung beras, gula merah (palm sugar), sedikit garam, vanili, dan wijen putih. Kudapan satu ini dikenal dapat bertahan lama tanpa bahan pengawet, menjadikannya oleh-oleh khas yang populer.

Filosofi

Beppa Laiya adalah kue tradisional khas Sinjai, Sulawesi Selatan, yang melambangkan persatuan, kesetiakawanan, dan kenangan manis. Berbahan dasar tepung ketan dan gula merah, kue ini sering dibentuk menyerupai angka delapan, merepresentasikan ikatan kekeluargaan yang tak terputus, rindu, dan kenangan mendalam (cinna, uddani, passengereng).

Cara Membuat Beppa Laiya

Bahan-Bahan :

-250 gram tepung beras

-150 gram gula merah (disisir halus)

-200 ml santan

-½ sdt garam

-100 gram kelapa parut (agak muda)

-Daun pisang secukupnya (untuk membungkus)

Cara Membuat :

-Siapkan adonan

Campurkan tepung beras, garam, dan santan sedikit demi sedikit.

Aduk sampai adonan halus (tidak terlalu encer dan tidak terlalu kental).

-Tambahkan isian

Masukkan gula merah yang sudah disisir.

Tambahkan kelapa parut, lalu aduk rata.

-Bungkus adonan

Ambil daun pisang, isi dengan adonan secukupnya.

Bungkus rapi (biasanya bentuk memanjang atau lipat sederhana).

-Kukus

Panaskan kukusan terlebih dahulu.

Kukus selama ±20–30 menit sampai matang.

-Angkat dan sajikan

Setelah matang, angkat dan biarkan sedikit dingin.

Siap dinikmati 😋

Komposisi Gizi

-Energi: ±220–280 kkal

-Karbohidrat: ±40–50 g

-Lemak: ±6–12 g

-Protein: ±2–4 g

-Serat: ±2–3 g