Halaman baru
Dari WikiPangan
- 6 Februari 2026 23.46 Kasube (riw | sunting) [1.007 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Kasube juga menjadi salah satu makanan tradisional khas Toraja. Berbeda dengan Pa'karing atau Pa'piong, Kasube terbuat dari ketan atau ketan hitam. Memiliki rasa yang padat dan wangi karena dibungkus dengan daun bambu. Uniknya, varian rasa Kasube ini berbeda-beda sesuai dengan siapa pembuatnya. Ada yang manis menggunakan gula, juga ada yang asin menggunakan garam. Kasube sangat jarang di temui bahkan hampir tidak ada yang menjualnya. Namun Kasube ini biasanya d...') Tag: VisualEditor
- 6 Februari 2026 23.31 Pa'karing (riw | sunting) [857 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Pa'karing adalah kuliner khas Toraja, Sulawesi Selatan, berupa dendeng yang diproses melalui pengasapan (serupa se'i) sehingga aromatik, berbumbu rempah, dan tahan lama. Umumnya terbuat dari daging babi (pa'karing duku' bai). Namun, ada juga yang menggunakan daging kerbau (pa'karing tedong), dan sering dijadikan oleh-oleh khas Toraja. == Kategori == Makanan utama == Cara Pembuatan == # Daging babi diiris kecil-kecil seperti dadu. # Lalu dimasukkan ke wajan ya...') Tag: VisualEditor
- 6 Februari 2026 23.08 Bautapa tuing-tuing (riw | sunting) [2.887 bita] Alfito.deanova (bicara | kontrib) (penambahan foto) Tag: VisualEditor
- 6 Februari 2026 22.12 Sokkol Lameaju (riw | sunting) [909 bita] Putri.ayu (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '''Sokkol Lameaju'' sebuah makanan khas masyarakat Suku Mandar, biasanya dibuat ketika masyarakat Mandar akan mengadakan acara keluarga. Namun, tidak jarang juga diolah dalam keseharian ketika lagi dalam kesulitan mendapatkan beras. Sesuai namanya, makanan ini berbahan utama ubi kayu atau singkong. ''Sokkol lameaju'' ini sangat bermanfaat kepada orang yang memiliki riwayat penyakit gula. == Kategori: == Makanan utama == Cara Pembuatan == # Ubi diparut kemudian...') Tag: VisualEditor
- 6 Februari 2026 22.05 Putu ayu (riw | sunting) [2.426 bita] Alfito.deanova (bicara | kontrib) (penambahan gambar) Tag: VisualEditor
- 6 Februari 2026 16.17 Gohu (riw | sunting) [1.442 bita] KataKerja (bicara | kontrib) (Membuat halaman baru) Tag: VisualEditor
- 6 Februari 2026 04.53 Kambewe (riw | sunting) [4.458 bita] Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Kambewe''' adalah kudapan musiman berbahan dasar jagung muda (''Zea mays'') yang berasal dari tradisi kuliner masyarakat Buton, Muna, dan Buton Tengah di Sulawesi Tenggara. Berbeda dengan Kambuse (jagung rebus pipil) yang butirannya utuh, Kambewe diolah dengan cara diparut atau digiling hingga menjadi adonan pasta, dicampur dengan kelapa dan gula merah, lalu dikukus dalam balutan kulit jagung (klobot). Karena bahan utamanya yang spesifik...')
- 6 Februari 2026 04.48 Parende (riw | sunting) [4.808 bita] Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Parende''' adalah hidangan sup ikan kuah kuning yang menjadi identitas kuliner maritim masyarakat Buton, Wakatobi, dan Muna di Sulawesi Tenggara. Ciri khas utamanya adalah penggunaan ikan pelagis segar (seperti Cakalang atau Tuna) yang dimasak dalam kuah asam segar berwarna kekuningan. Berbeda dengan Palumara khas Makassar yang cenderung kental akan bumbu tumis, Parende dikenal dengan karakter kuahnya yang lebih ringan, bening, namun tajam...')
- 6 Februari 2026 04.43 Tuli-tuli (riw | sunting) [4.534 bita] Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Tuli-tuli''' adalah kudapan goreng tradisional khas masyarakat Buton dan Muna di Sulawesi Tenggara. Berbahan dasar ubi kayu atau singkong (''Manihot esculenta'') yang diolah menjadi Kaopi, makanan ini memiliki identitas visual yang sangat distingtif: bentuknya menyerupai angka delapan (8) atau simpul tali. Di tanah Buton, Tuli-tuli lebih dari sekadar pengganjal perut. Ia adalah "camilan sosial" yang wajib hadir di sore hari, dinikmati bersama...')
- 6 Februari 2026 04.21 Roti Maros (riw | sunting) [4.551 bita] Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Roti Maros''' adalah varian roti manis tradisional yang menjadi ikon kuliner Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Secara fisik, ia menyerupai roti kasur atau roti sobek dengan tekstur yang sangat lembut, namun identitas utamanya terletak pada isian khasnya: selai srikaya kuning pekat yang melimpah. Bagi pelintas jalur Trans-Sulawesi, Roti Maros memegang status legendaris. Kios-kios roti yang berjejer di sepanjang jalan poros Maros-Makassar bukan sek...') Tag: VisualEditor-alih
- 6 Februari 2026 04.10 Bolu Rampah (riw | sunting) [5.040 bita] Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Bolu Rampah''' atau kerap ditulis '''Bolu Rempah''' adalah varian kue bolu (''sponge cake'') tradisional khas Makassar dan Bugis di Sulawesi Selatan. Sesuai namanya, identitas utama kue ini terletak pada penggunaan rempah-rempah yang kuat (biasanya campuran kayu manis dan bumbu spekuk) serta penggunaan gula merah (gula aren) yang memberikan warna cokelat gelap yang khas. Berbeda dengan ''Bolu Cukke'' yang berukuran kecil dan cenderung kering,...')
- 6 Februari 2026 04.03 Gambang Tape (riw | sunting) [4.533 bita] Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Gambang/Tape''' (atau dikenal luas sebagai '''Tape Ketan Hitam''') adalah kudapan fermentasi tradisional yang memegang posisi sakral dalam kalender kuliner masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan, khususnya di wilayah Bone dan Soppeng. Berbeda dengan "Roti Gambang" khas Betawi yang bertekstur keras, Gambang di tanah Sulawesi adalah bola-bola ketan hitam yang lembut, berair, dan memabukkan—bukan karena alkoholnya, melainkan karena aroma manisnya...')
- 6 Februari 2026 03.58 Tape (riw | sunting) [0 bita] Abdul.rizal (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Gambang/Tape''' (atau dikenal luas sebagai '''Tape Ketan Hitam''') adalah kudapan fermentasi tradisional yang memegang posisi sakral dalam kalender kuliner masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan, khususnya di wilayah Bone dan Soppeng. Berbeda dengan "Roti Gambang" khas Betawi yang bertekstur keras, Gambang di tanah Sulawesi adalah bola-bola ketan hitam yang lembut, berair, dan memabukkan—bukan karena alkoholnya, melainkan karena aroma manisnya...')
- 5 Februari 2026 23.15 Ikan bakar dabu-dabu (riw | sunting) [1.529 bita] M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Ikan Bakar Dabu-Dabu) Tag: VisualEditor
- 5 Februari 2026 21.51 Sagu embal (riw | sunting) [2.359 bita] M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Sagu Embal) Tag: VisualEditor
- 5 Februari 2026 19.58 Nasi jaha (riw | sunting) [2.327 bita] M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Nasi Jaha) Tag: VisualEditor
- 5 Februari 2026 16.53 Tinoransak (riw | sunting) [2.293 bita] Andi.irfan (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'jmpl|Tinoransak/Elisha Wijaya Babi tinoransak dikenal sebagai hidangan khas Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara yang menonjolkan perpaduan rasa pedas, gurih, dan aromatik dalam satu masakan sederhana namun kuat karakter. Potongan daging babi yang dimasak perlahan menghasilkan tekstur empuk dengan lemak yang meleleh, menyatu dengan rasa pedas segar dari cabai merah dan cabai rawit. Bawang putih memberi dasar rasa gurih yang h...') Tag: VisualEditor
- 5 Februari 2026 13.44 Bincangpangan:Hidden Gem Pangan Lokal (riw | sunting) [1.058 bita] Miminwikipangan (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'dd') Tag: VisualEditor awalnya dibuat dengan judul "Hidden Gem Pangan Lokal"
- 4 Februari 2026 20.58 Kacang langkoseng (riw | sunting) [3.027 bita] Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Kacang Langkoseng''' adalah kudapan tradisional khas Makassar, Sulawesi Selatan, yang berbahan dasar kacang tanah. Nama "Langkoseng" dalam bahasa Makassar merujuk pada teknik pengolahannya, yaitu disangrai (dimasak tanpa minyak) bersama pasir bersih. Teknik ini menghasilkan kacang dengan tekstur yang sangat renyah, aroma yang kuat, dan rasa gurih alami tanpa tambahan lemak dari minyak goreng. == Tradisi dan Keunikan Teknik == Kacang Langkoseng merupakan r...') Tag: VisualEditor
- 4 Februari 2026 20.43 Ikan woku (riw | sunting) [3.232 bita] Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ == == '''Ikan Woku''' adalah salah satu teknik memasak sekaligus hidangan legendaris khas masyarakat Minahasa, Sulawesi Utara. Istilah "Woku" berasal dari nama daun ''Woka'', yaitu sejenis daun janur yang dahulu digunakan sebagai pembungkus sebelum makanan dimasak. Masakan ini dikenal dengan penggunaan bumbu rempah yang sangat melimpah, menciptakan cita rasa pedas, segar, dan aroma aromatik yang sangat kuat. == Filosofi dan Karakteristik == Dala...')
- 4 Februari 2026 20.38 Sambal roa (riw | sunting) [3.048 bita] Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ == == '''Sambal Roa''' adalah sambal tradisional khas masyarakat Manado, Sulawesi Utara, yang berbahan dasar utama ikan roa (''Hemiramphus brasiliensis'') yang telah diawetkan melalui proses pengasapan. Berbeda dengan sambal pada umumnya yang berfungsi sebagai pelengkap, Sambal Roa sering kali dianggap sebagai hidangan pendamping utama karena teksturnya yang padat dan kaya akan rasa gurih ikan. == Latar Belakang dan Keunikan Pangan == Keistimewaan s...')
- 4 Februari 2026 20.34 Kasuami (riw | sunting) [3.242 bita] Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ == == '''Kasuami''' adalah panganan pokok tradisional yang sangat ikonik dari wilayah Sulawesi Tenggara, termasuk di Kabupaten Kolaka. Makanan ini berbahan dasar singkong atau ubi kayu yang diolah melalui proses pemerasan saripati dan pengukusan. Bagi masyarakat setempat, Kasuami merupakan pengganti nasi yang memiliki nilai sejarah tinggi, terutama sebagai bekal utama bagi para nelayan dan pelaut karena daya tahannya yang luar biasa. == Nilai Sejara...')
- 4 Februari 2026 20.31 Tabaro Dange (riw | sunting) [3.344 bita] Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ == == '''Tabaro Dange''' (atau cukup disebut '''Dange''') adalah panganan kudapan tradisional khas masyarakat Kaili di Palu, Sulawesi Tengah. Kudapan ini berbahan dasar utama sagu yang dicampur dengan parutan kelapa dan dimasak menggunakan teknik pemanggangan unik di atas tungku tanah liat. Dange merupakan salah satu bentuk pemanfaatan sagu sebagai sumber karbohidrat alternatif di wilayah Sulawesi Tengah. == Nilai Budaya dan Keunikan Teknik == Ta...')
- 4 Februari 2026 20.26 Uta Dada (riw | sunting) [3.290 bita] Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ == == '''Uta Dada''' adalah kuliner tradisional berkuah santan yang berasal dari masyarakat Kaili, Palu, Sulawesi Tengah. Secara harfiah, dalam bahasa Kaili, ''Uta'' berarti sayur atau masakan, dan ''Dada'' berarti santan. Hidangan ini umumnya menggunakan bahan utama ikan (biasanya ikan cakalang atau ikan tuna) atau ayam yang diolah dengan teknik pengasapan terlebih dahulu sebelum dimasak ke dalam kuah santan pedas yang gurih. == Karakteristik d...')
- 4 Februari 2026 20.08 Sambal Duo Sale (riw | sunting) [3.020 bita] Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ == == '''Sambal Duo Sale''' adalah kuliner khas tradisional dari daerah Palu, Sulawesi Tengah. Kata "Duo" dalam bahasa setempat merujuk pada ikan teri nasi (ikan teri halus), sedangkan "Sale" berarti dikeringkan atau diasapi. Sambal ini memiliki cita rasa yang sangat khas, yaitu perpaduan antara rasa gurih alami dari ikan teri, pedas yang menyengat, serta sedikit sentuhan rasa manis dari tomat, menjadikannya pelengkap utama bagi berbagai hidangan kha...') Tag: VisualEditor-alih
- 4 Februari 2026 19.52 Uta Kelo (riw | sunting) [2.955 bita] Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ == == '''Uta Kelo''' (dalam Bahasa Kaili berarti "Sayur Kelor") adalah masakan tradisional khas suku Kaili, Palu, Sulawesi Tengah. Hidangan ini berupa sayur berkuah santan yang menggunakan daun kelor sebagai bahan utama. Uta Kelo dikenal dengan cita rasanya yang gurih dan sedikit pedas, serta tekstur kuah yang kental berkat paduan santan dan berbagai bahan tambahan lokal. == Makna Budaya dan Tradisi == Bagi masyarakat Palu dan sekitarnya, Uta Ke...')
- 4 Februari 2026 19.45 Kaledo (riw | sunting) [3.142 bita] Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ == == '''Kaledo''' adalah hidangan sup tulang kaki sapi tradisional yang berasal dari Palu, Sulawesi Tengah. Nama "Kaledo" sering kali dianggap sebagai akronim dari bahasa setempat, yaitu "Kaki Lembu Donggala". Hidangan ini dikenal dengan cita rasa kuahnya yang segar, asam, dan pedas yang sangat kuat, menjadikannya salah satu ikon kuliner paling populer di Sulawesi Tengah. == Filosofi dan Asal-Usul == Secara historis, Kaledo memiliki kaitan erat deng...')
- 4 Februari 2026 19.41 Sayur Putungo (riw | sunting) [3.007 bita] Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ == == '''Sayur Putungo''' merupakan sajian sayur tradisional yang berasal dari Gorontalo. Bahan dasar utama dari hidangan ini adalah jantung pisang yang diolah dengan beragam teknik, mulai dari ditumis, dimasak berkuah santan, hingga dipadukan dengan ikan. Bagi masyarakat setempat, Putungo adalah simbol pemanfaatan bahan pangan lokal yang efisien dan bergizi tinggi. == Nilai Budaya dan Pemanfaatan Lokal == Dalam filosofi kuliner masyarakat Gorontalo,...')
- 4 Februari 2026 19.37 Ayam iloni (riw | sunting) [2.830 bita] Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ == == '''Ayam Iloni''' adalah masakan ayam bakar khas Gorontalo yang memiliki cita rasa pedas dan gurih yang kaya. Berbeda dengan ayam bakar pada umumnya yang menggunakan kecap manis, Ayam Iloni menggunakan bumbu rempah tradisional yang dipadukan dengan santan, sehingga menciptakan tekstur daging yang empuk dan bumbu yang meresap hingga ke tulang. == Sejarah dan Makna Budaya == Ayam Iloni merupakan hidangan yang sering dijumpai dalam berbagai acara...')
- 4 Februari 2026 19.29 Bilenthango (riw | sunting) [2.703 bita] Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ == Deskripsi == '''Bilenthango''' adalah salah satu kuliner tradisional khas dari daerah Gorontalo yang berbahan dasar ikan, biasanya menggunakan ikan mujair atau ikan mas. Istilah "Bilenthango" merujuk pada teknik memasak spesifik di mana ikan dibelah menjadi dua bagian lebar tanpa terputus (teknik ''butterfly'') dan digoreng dengan alas daun pisang di atas wajan. == Filosofi dan Nilai Budaya == Bilenthango mencerminkan kearifan lokal masyarakat Gor...')
- 4 Februari 2026 18.42 Perangi (riw | sunting) [1.229 bita] Moch.ramadhan (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '== Deskripsi == Perangi adalah makanan khas Wakatobi yang berbentuk mirip dengan hidangan Sashimi dari Jepang. Ia adalah hidangan yang terbuat dari ikan segar yang dipadukan dengan beberapa komponen lain sebagai penyedap rasa tanpa perlu dimasak<ref name=":0">Wa Ode Hesti. 2025. “Makanan Khas Wakatobi, Perangi: Olahan Ikan Segar Tanpa Dimasak.” Telisik.id. January 20, 2025. <nowiki>https://telisik.id/news/makanan-khas-wakatobi-perangi-olahan-ikan-segar-tanpa-...') Tag: VisualEditor
- 4 Februari 2026 18.27 Luluta (riw | sunting) [1.973 bita] Moch.ramadhan (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '== Deskripsi == Luluta adalah makanan tradisional masyarakat Suku Tolaki, salah satu etnis terbesar di daerah Sulawesi Tenggara. Luluta adalah nasi yang dibakar di dalam batang bambu menggunakan bara api<ref name=":0">Wanudya A. 2024. “Trivia Luluta Khas Wakatobi.” IDN Times. April 22, 2024. <nowiki>https://www.idntimes.com/food/diet/4-trivia-luluta-khas-wakatobi-nasi-bakar-bambu-andalan-pelaut-01-qj8yh-hprf7b</nowiki>. </ref>. Hidangan ini juga dikenal s...') Tag: VisualEditor
- 4 Februari 2026 17.33 Helo'a Sira (riw | sunting) [1.366 bita] Moch.ramadhan (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '== Deskripsi == Helo'a Sira adalah makanan khas Wakatobi. Nama Helo'a Sira sendiri berasal dari dua kata, yaitu Helo'a yang berarti memasak dan Sira yang berarti kelapa. Makanan ini memiliki cara masak dan bahan-bahan yang sederhana. Hal tersebut merupakan manifestasi dari kesederhanaan selera masyarakat Wakatobi, di mana masyarakat tersebut tidak menyukai makanan yang berlemak dan penuh rempah<ref name=":0">Krisna Aditomo. 2020. “Heloa Sira Makanan Khas Wakato...') Tag: VisualEditor
- 4 Februari 2026 03.47 Ikan kuah pala banda (riw | sunting) [3.228 bita] M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Ikan Kuah Pala Banda) Tag: VisualEditor
- 4 Februari 2026 01.18 Sagu tumbu (riw | sunting) [1.324 bita] M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Sagu Tumbu) Tag: VisualEditor
- 4 Februari 2026 00.28 Nasi lapola (riw | sunting) [1.924 bita] M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Nasi Lapola) Tag: VisualEditor
- 3 Februari 2026 17.23 Cakalang Fufu (riw | sunting) [2.245 bita] KataKerja (bicara | kontrib) (Membuat halaman baru) Tag: VisualEditor
- 3 Februari 2026 17.00 Perkedel Nike (riw | sunting) [571 bita] KataKerja (bicara | kontrib) (Membuat halaman baru) Tag: VisualEditor
- 3 Februari 2026 16.45 Tiliaya (riw | sunting) [1.222 bita] KataKerja (bicara | kontrib) (Membuat halaman baru) Tag: VisualEditor
- 2 Februari 2026 06.34 Sate gogos pokea (riw | sunting) [1.428 bita] M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Sate Gogos Pokea) Tag: VisualEditor
- 2 Februari 2026 06.22 Lapa-lapa (riw | sunting) [1.778 bita] M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Lapa-lapa) Tag: VisualEditor
- 2 Februari 2026 03.15 Kabuto (riw | sunting) [1.393 bita] M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Kabuto) Tag: VisualEditor
- 2 Februari 2026 03.01 Ikan dole (riw | sunting) [3.666 bita] M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Ikan Dole) Tag: VisualEditor
- 2 Februari 2026 02.50 Karasi (riw | sunting) [1.541 bita] M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Karasi) Tag: VisualEditor
- 2 Februari 2026 02.39 Sinonggi (riw | sunting) [2.103 bita] M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Sinonggi) Tag: VisualEditor
- 1 Februari 2026 22.26 Kue Karawo (riw | sunting) [1.558 bita] KataKerja (bicara | kontrib) (Membuat halaman baru) Tag: VisualEditor
- 1 Februari 2026 21.45 Garigi (riw | sunting) [2.484 bita] M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Garigi) Tag: VisualEditor
- 1 Februari 2026 20.15 Ro'dok (riw | sunting) [1.362 bita] M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Ro'dok) Tag: VisualEditor
- 1 Februari 2026 18.37 Nasu Burak (riw | sunting) [1.411 bita] M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Nasu Burak) Tag: VisualEditor
- 1 Februari 2026 18.16 Sawalla (riw | sunting) [1.704 bita] M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Sawalla) Tag: VisualEditor
