Bandeng Presto
Bandeng presto terbuat dari ikan bandeng, yang merupakan salah satu komoditas hasil perikanan tambak yang memiliki nilai ekonomi penting serta kandungan gizi yang tinggi. Ikan ini mengandung protein, lemak, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, serta memiliki cita rasa gurih yang membuatnya digemari masyarakat Indonesia.
Bandeng dikenal memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi. Total lemak ikan bandeng mencapai sekitar 4,8 gram per 100 g daging ikan[1]. Daging ikan bandeng juga mudah dicerna, sehingga baik dikonsumsi oleh semua kelompok usia[2].
Sayangnya, di balik cita rasanya yang gurih dan kandungan gizinya yang tinggi, ikan bandeng sejak dahulu kerap dihindari oleh sebagian masyarakat karena memiliki duri yang sangat banyak dan halus. Kondisi ini membuat orang sungkan mengonsumsinya karena khawatir tersedak, terutama bagi anak-anak dan lanjut usia. Oleh karena itu, masyarakat kemudian mengembangkan berbagai inovasi pengolahan, salah satunya dengan mengolahnya menjadi bandeng presto.
Bandeng presto merupakan olahan ikan bandeng (Chanos chanos) yang dimasak dengan tekanan tinggi sehingga durinya menjadi lunak dan dapat dikonsumsi. Pengolahan ini mengatasi kendala utama ikan bandeng yang berduri banyak, meningkatkan keamanan konsumsi, serta memberi nilai tambah dari segi kepraktisan dan ekonomi[3].
Pengolahan
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap bandeng presto, pengolahan produk ini berkembang pesat di berbagai daerah pesisir, salah satunya di Kota Semarang. Daerah ini dikenal sebagai sentra produksi bandeng presto yang tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi lokal, tetapi juga menjadi produk unggulan oleh-oleh khas daerah. Pengolahan bandeng presto dilakukan melalui tahapan sebagai berikut.
Bahan
- Ikan bandeng segar 1 kg (±2 ekor)
- Bawang merah 7 siung
- Bawang putih 7 siung
- Jahe secukupnya
- Kunyit secukupnya
- Lengkuas secukupnya
- Garam 1 sendok teh
- Jeruk nipis 1 buah
- Daun pisang 1 lembar
- Serai 3 batang
- Daun salam 5 lembar
- Daun jeruk 5 lembar
- Daun pandan 2 lembar
Langkah-langkah Pengolaha
- Ikan bandeng dibersihkan dengan membuang isi perutnya, kemudian dicuci hingga bersih. Sisik ikan dapat dibersihkan atau dibiarkan sesuai kebutuhan.
- Ikan bandeng dilumuri air perasan jeruk nipis dan didiamkan selama ±1 jam untuk mengurangi bau amis.
- Sambil menunggu, bumbu halus yang terdiri atas bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, lengkuas, dan garam diulek hingga halus, sedangkan bumbu iris seperti serai, daun salam, daun jeruk, dan daun pandan diiris tipis.
- Panci presto dialasi dengan daun pisang, kemudian bumbu halus dan bumbu iris dimasukkan serta ditambahkan air secukupnya untuk meratakan bumbu.
- Ikan bandeng dimasukkan ke dalam panci, lalu ditambahkan air hingga ikan terendam.
- Ikan dimasak menggunakan metode presto selama ±1 jam hingga durinya menjadi lunak.
- Setelah pemasakan selesai, panci tidak langsung dibuka dan ikan dibiarkan hingga hangat atau dingin agar tekstur ikan tidak hancur.
- Bandeng presto yang telah matang dapat langsung dikonsumsi atau diolah lebih lanjut dengan cara digoreng menggunakan pelapis telur kocok atau tanpa pelapis sesuai selera.
Kandungan Zat Gizi
Berikut kandungan gizi 100 gram bandeng presto berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia 2018 [1].
| Komponen Gizi | Jumlah per 100 g |
|---|---|
| Air (Water) | 45,3 g |
| Energi (Energy) | 296 kkal |
| Protein (Protein) | 17,1 g |
| Lemak (Fat) | 20,3 g |
| Karbohidrat (CHO) | 11,3 g |
| Serat (Fibre) | 0,0 g |
| Abu (Ash) | 6,0 g |
| Kalsium (Ca) | 1.422 mg |
| Fosfor (P) | 659 mg |
| Besi (Fe) | 1,9 mg |
| Retinol (Vitamin A) | 6 µg |
| Beta-Karoten (Carotenes) | 0 µg |
| Karoten Total (RE) | 400 µg |
| Tiamin (Vitamin B1) | 0,14 mg |
| Vitamin C (Vitamin C) | 69 mg |
Referensi
- ↑ 1,0 1,1 Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Direktorat Gizi Masyarakat. Tabel Komposisi Pangan Indonesia 2017. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2018. https://panganku.org/id-ID/view.
- ↑ Falistin, Bella N, Ma'ruf WF, Dewi EN. Pengaruh tahapan pengolahan terhadap kualitas kandungan lemak bandeng (Chanos Chanos Forks) Presto Goreng. Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan. 4(2): 93-99.
- ↑ Widhiharto A, Anggo AD. 2013. Kualitas ikan bandeng (Chanos chanos Forsk) duri lunak dengan menggunakan metode LTHPC pada tekanan yang berbeda. Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan. 2(3): 37-45.
