Pelepah Manuk

Dari WikiPangan
Revisi sejak 9 Februari 2026 23.30 oleh M.judha (bicara | kontrib) (Membuat halaman Pelepah Manuk)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Pelepah manuk merupakan olahan ayam kampung khas Nusa Tenggara Timur yang menampilkan kreativitas kuliner lokal dalam mengolah bahan sehari-hari. Meskipun istilah “manuk” berarti burung, masyarakat setempat menggunakan ayam sebagai bahan utama, dimasak dengan santan untuk menciptakan rasa kaya dan tekstur lembut, sekaligus menegaskan hubungan antara praktik pangan dan identitas budaya NTT.

Bahan

Satu ekor ayam kampung ukuran sedang, dibelah di bagian dada tanpa sampai terputus; air perasan satu jeruk nipis; satu sendok teh garam; 800 ml santan dari satu kelapa; 3 sendok makan minyak untuk menumis.

Bumbu Halus

bawang putih, cabai merah besar, cabai merah keriting, kunyit yang telah dibakar, terasi goreng, kemiri sangrai, garam, dan gula pasir

Cara Membuat

Ayam dibumbui dengan air jeruk nipis dan garam, kemudian didiamkan sekitar 20 menit. Selanjutnya ayam dibakar di atas bara arang batok hingga berwarna kecokelatan, lalu disisihkan. Bumbu halus ditumis sampai matang, kemudian ayam bakar dimasukkan dan diaduk merata. Santan ditambahkan, dimasak hingga kuah mengental dan bumbu meresap. Setelah matang, hidangan siap disajikan.

Rujukan

  1. https://women.okezone.com/read/2017/06/14/298/1715745/sedapnya-pelepah-manuk-makanan-khas-dari-ntt?page=4