Onde onde tawaro: Perbedaan antara revisi

Dari WikiPangan
(←Membuat halaman berisi '== Deskripsi == Onde-onde Tawaro, atau sering juga disebut Ongol-ongol Sagu, adalah salah satu penganan tradisional khas Bugis-Makassar yang sarat akan nilai budaya dan sejarah, berbeda dengan onde-onde Jawa yang berwijen. Kue ini sudah ada sejak abad ke-13 dan kerap disajikan dalam berbagai acara adat, seperti pernikahan, syukuran, atau penyambutan tamu istimewa, menjadikannya warisan kuliner yang dihormati. Onde-onde ini merupakan bagian dari Deppa Pitue (tujuh...')
 
Tidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 1: Baris 1:
== Deskripsi ==
== Deskripsi ==
Onde-onde Tawaro, atau sering juga disebut Ongol-ongol [[Sagu]], adalah salah satu penganan tradisional khas Bugis-Makassar yang sarat akan nilai budaya dan sejarah, berbeda dengan onde-onde Jawa yang berwijen. Kue ini sudah ada sejak abad ke-13 dan kerap disajikan dalam berbagai acara adat, seperti pernikahan, syukuran, atau penyambutan tamu istimewa, menjadikannya warisan kuliner yang dihormati. Onde-onde ini merupakan bagian dari Deppa Pitue (tujuh rupa kue) dalam naskah sejarah Bugis-Makassar.Deskripsi dan KeunikanBerbeda dengan onde-onde pada umumnya yang digoreng dan berisi [[kacang hijau]], Onde-onde Tawaro berbahan dasar tepung sagu atau tepung [[beras]] yang dimasak, menghasilkan tekstur yang kenyal namun lembut. Bentuknya bulat-bulat kecil, serupa dengan [[klepon]], namun disajikan dengan baluran [[kelapa]] parut muda yang dikukus dengan sedikit garam, menciptakan perpaduan rasa manis legit dari gula merah di dalam dan gurih kelapa di luar. Kue ini dikenal karena kesederhanaan bahan namun memiliki cita rasa mewah, sering kali disajikan hangat atau suhu ruang.Sejarah dan FilosofiMasyarakat Bugis memaknai Onde-onde Tawaro lebih dari sekadar makanan ringan. Bahan utamanya, yaitu tepung (sagu/beras), gula merah, dan kelapa, memiliki makna filosofis: tepung dimaknai sebagai kelembutan, gula merah disimbolkan sebagai kesukaan atau cinta, dan kelapa sebagai kenikmatan. Bentuk bulat dari Onde-onde Tawaro menggambarkan persatuan, keutuhan, dan keharmonisan keluarga.
[[Berkas:Onde onde Tawaro.jpg|al=Onde Onde Tawaro|jmpl|Onde onde Tawaro]]
[[Onde-Onde|Onde-onde]] Tawaro, atau sering juga disebut Ongol-ongol [[Sagu]], adalah salah satu penganan tradisional khas Bugis-Makassar yang sarat akan nilai budaya dan sejarah, berbeda dengan [[Onde-Onde Jawa|onde-onde Jawa]] yang berwijen. Kue ini sudah ada sejak abad ke-13 dan kerap disajikan dalam berbagai acara adat, seperti pernikahan, syukuran, atau penyambutan tamu istimewa, menjadikannya warisan kuliner yang dihormati. Onde-onde ini merupakan bagian dari Deppa Pitue (tujuh rupa kue) dalam naskah sejarah Bugis-Makassar.Deskripsi dan KeunikanBerbeda dengan onde-onde pada umumnya yang digoreng dan berisi [[kacang hijau]], Onde-onde Tawaro berbahan dasar tepung sagu atau tepung [[beras]] yang dimasak, menghasilkan tekstur yang kenyal namun lembut. Bentuknya bulat-bulat kecil, serupa dengan [[klepon]], namun disajikan dengan baluran [[kelapa]] parut muda yang dikukus dengan sedikit garam, menciptakan perpaduan rasa manis legit dari [[Gula Merah|gula merah]] di dalam dan gurih kelapa di luar. Kue ini dikenal karena kesederhanaan bahan namun memiliki cita rasa mewah, sering kali disajikan hangat atau suhu ruang.Sejarah dan FilosofiMasyarakat Bugis memaknai Onde-onde Tawaro lebih dari sekadar makanan ringan. Bahan utamanya, yaitu tepung (sagu/beras), gula merah, dan kelapa, memiliki makna filosofis: tepung dimaknai sebagai kelembutan, gula merah disimbolkan sebagai kesukaan atau cinta, dan kelapa sebagai kenikmatan. Bentuk bulat dari Onde-onde Tawaro menggambarkan persatuan, keutuhan, dan keharmonisan keluarga.


== Cara Mengolah ==
== Cara Mengolah ==
Baris 12: Baris 13:


RRI.co.id. (2025, Oktober 1). Onde-onde, Nikmat dan Sarat Makna. <nowiki>https://rri.co.id/mamuju/kuliner/1874705/onde-onde-nikmat-dan-sarat-makna</nowiki>
RRI.co.id. (2025, Oktober 1). Onde-onde, Nikmat dan Sarat Makna. <nowiki>https://rri.co.id/mamuju/kuliner/1874705/onde-onde-nikmat-dan-sarat-makna</nowiki>
[[Berkas:Onde onde Tawaro.jpg|al=Onde Onde Tawaro|jmpl|Onde onde Tawaro]]
 
YouTube. (2025, November 20). Ongol-ongol or onde-onde tawaro name in my village. [Video]. <nowiki>https://m.youtube.com/shorts/SOPCBU06Po4</nowiki>
YouTube. (2025, November 20). Ongol-ongol or onde-onde tawaro name in my village. [Video]. <nowiki>https://m.youtube.com/shorts/SOPCBU06Po4</nowiki>

Revisi terkini sejak 20 Mei 2026 13.25

Deskripsi

Onde Onde Tawaro
Onde onde Tawaro

Onde-onde Tawaro, atau sering juga disebut Ongol-ongol Sagu, adalah salah satu penganan tradisional khas Bugis-Makassar yang sarat akan nilai budaya dan sejarah, berbeda dengan onde-onde Jawa yang berwijen. Kue ini sudah ada sejak abad ke-13 dan kerap disajikan dalam berbagai acara adat, seperti pernikahan, syukuran, atau penyambutan tamu istimewa, menjadikannya warisan kuliner yang dihormati. Onde-onde ini merupakan bagian dari Deppa Pitue (tujuh rupa kue) dalam naskah sejarah Bugis-Makassar.Deskripsi dan KeunikanBerbeda dengan onde-onde pada umumnya yang digoreng dan berisi kacang hijau, Onde-onde Tawaro berbahan dasar tepung sagu atau tepung beras yang dimasak, menghasilkan tekstur yang kenyal namun lembut. Bentuknya bulat-bulat kecil, serupa dengan klepon, namun disajikan dengan baluran kelapa parut muda yang dikukus dengan sedikit garam, menciptakan perpaduan rasa manis legit dari gula merah di dalam dan gurih kelapa di luar. Kue ini dikenal karena kesederhanaan bahan namun memiliki cita rasa mewah, sering kali disajikan hangat atau suhu ruang.Sejarah dan FilosofiMasyarakat Bugis memaknai Onde-onde Tawaro lebih dari sekadar makanan ringan. Bahan utamanya, yaitu tepung (sagu/beras), gula merah, dan kelapa, memiliki makna filosofis: tepung dimaknai sebagai kelembutan, gula merah disimbolkan sebagai kesukaan atau cinta, dan kelapa sebagai kenikmatan. Bentuk bulat dari Onde-onde Tawaro menggambarkan persatuan, keutuhan, dan keharmonisan keluarga.

Cara Mengolah

Cara MengolahMengolah Onde-onde Tawaro tergolong mudah dan sederhana:Persiapan Kelapa: Parut kelapa muda, campur dengan sedikit garam dan daun pandan, lalu kukus selama kurang lebih 10 menit agar tidak cepat basi.Pembuatan Kuah Gula: Rebus gula merah bersama air, gula pasir, dan daun pandan hingga gula larut, lalu saring.Pembuatan Adonan: Campurkan tepung sagu kering dengan air hingga rata.Memasak: Saring air gula merah ke dalam wajan. Masukkan larutan tepung sagu, lalu masak dengan api sedang cenderung kecil sambil terus diaduk hingga adonan mengental, berubah warna menjadi cokelat tua, dan matang.Penyajian: Sendok adonan yang masih panas, bulatkan, dan gulingkan di atas parutan kelapa kukus hingga rata.

Kandungan Nutrisi

Kandungan NutrisiSebagai sumber karbohidrat, Onde-onde Tawaro memberikan energi instan, terutama dari gula merah dan tepung sagu. Parutan kelapa memberikan asupan lemak nabati dan serat. Meskipun belum ada rincian gizi spesifik untuk versi ini, camilan tradisional berbasis sagu dan gula merah umumnya tinggi kalori, karbohidrat, dan protein yang berasal dari bahan alaminya.

Referensi

BASAibu Wiki. (n.d.). Onde-onde. https://basasulselwiki.org/Literature_onde_-_onde

RRI.co.id. (2025, Oktober 1). Onde-onde, Nikmat dan Sarat Makna. https://rri.co.id/mamuju/kuliner/1874705/onde-onde-nikmat-dan-sarat-makna

YouTube. (2025, November 20). Ongol-ongol or onde-onde tawaro name in my village. [Video]. https://m.youtube.com/shorts/SOPCBU06Po4