Bubur Candil

Dari WikiPangan
Bubur candil; di dokumentasikan oleh Irma Riswanti

Bubur candil atau candil merupakan makanan manis tradisional khas daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta populer di Jawa Barat. Bola-bola bubur candil dibuat dengan berbahan dasar tepung, tetapi dapat dicampurkan dengan ubi jalar untuk menambahkan cita rasa makanan. Makanan ini memiliki sebutan lain dari masyarakat Jawa yaitu Jenang Grendul. Makanan ini umumnya disajikan pada saat berbuka puasa sebagai makanan pembuka, yang dihidangkan bersama dengan bubur sumsum. Selain pada bulan puasa, makanan ini juga dapat ditemukan di pasar-pasar tradisional. [1]

Cara Pembuatan

Bahan:  

  1. Ubi Jalar 500 gram
  2. Gula pasir 75 gram
  3. Tepung tapioka 150 gram
  4. Tepung maizena 40 gram
  5. Santan 65 ml
  6. Garam 1 sdm

Cara Pembuatan

  1. Cuci bersih ubi jalar
  2. Lalu rebus Ubi jalar menggunakan air secukupnya
  3. Lalu tiriskan dan haluskan sampai tidak menggumpal
  4. Tambahkan tepung tapioka, dan bentuk menjadi bulat-bulat kecil
  5. Rebus air dan masukan garam setengah sendok makan dan gula 5 sendok makan
  6. Setelah air mendidih, masukan adonan yang telah dibentuk ke dalam panci yang berisi air mendidih tersebut
  7. Untuk membuat kuahnya, pada wadah lain buat larutan maizena sebanyak 2 sendok makan.
  8. Saat adonan matang, masukan larutan maizena yang telah larut ke dalam panci dan aduk hingga merata
  9. Angkat dan tiriskan adonan tersebut ke wadah yang sudah disiapkan
  10. Pada panci yang baru, masukan air secukupnya, santan 65 ml, gara, setengah sendok dan larutan maizena
  11. Aduk hingga merata
  12. Setelah mendidih dan matang, tuangkan pada adonan bubur pada wadah, lalu bubur candil siap dihidangkan.

Kandungan Zat Gizi

Kandungan zat gizi tiap 100 gram bubur candil.[2]

Komponen Kandungan
Energi 843 kJ / 202 kkal
Lemak 2,51 g
Lemak jenuh 2,1 g
Lemak tak jenuh ganda 0,08 g
Lemak tak jenuh tunggal 0,163 g
Protein 1,1 g
Karbohidrat 44,46 g
Gula 26,16 g
Sodium 297 mg
Kalium 129 mg

Refensi