Putu pesse: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan |
Lala.Saskia (bicara | kontrib) (Putu pesse adalah kue putu khas Bugis yang nama "pesse" merujuk pada rasa pedas atau kuat — dalam konteks ini menggambarkan cita rasa gula merah yang kuat dan aroma kelapa yang tajam. Kue ini dikukus dalam cetakan bambu kecil atau pipa bambu yang menghasilkan bunyi uap khas "whuuuut" yang ikonik.) |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''[[Putu]] pesse''' merupakan makanan khas lokal yang berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan. Makanan lokal termasuk jenis kue tradisional yang terbuat dari beras ketan dan kelapa. Kue khas suku Bugis Makassar ini banyak | '''[[Putu]] pesse''' merupakan makanan khas lokal yang berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan. Makanan lokal termasuk jenis kue tradisional yang terbuat dari [[beras]] ketan dan [[kelapa]]. Kue khas suku Bugis Makassar ini banyak | ||
== Bahan == | |||
* tepung beras segar (atau tepung beras siap pakai) | |||
* kelapa parut kasar (kelapa setengah tua) | |||
* gula merah, sisir halus | |||
* garam | |||
* air matang hangat (tambahkan bertahap) | |||
* daun pandan, iris halus (untuk pewarna alami) | |||
* kelapa parut kasar untuk taburan | |||
* garam untuk taburan kelapa | |||
== Cara Pembuatan == | |||
Buat isian gula merah kelapa: Campurkan 150 grams gula merah, sisir halus yang sudah disisir halus dengan 100 grams kelapa parut kasar (kelapa setengah tua) (100 g). Aduk rata hingga gula merah tercampur merata ke seluruh kelapa parut. Sisihkan sebagai isian. | |||
Siapkan kelapa taburan: Campur 100 grams kelapa parut kasar untuk taburan dengan 1 pinch garam untuk taburan kelapa. Kukus sebentar selama 5 menit agar tidak cepat basi, lalu sisihkan sebagai taburan penyajian. | |||
Buat adonan tepung beras: Masukkan 300 grams tepung beras segar (atau tepung beras siap pakai) dan 0.5 teaspoons garam ke dalam wadah besar. Jika ingin warna hijau alami, blender 3daun pandan, iris halus (untuk pewarna alami) dengan 50 ml air lalu saring, gunakan air pandan ini sebagai pengganti sebagian air hangat. Tuang 80 milliliters air matang hangat (tambahkan bertahap) sedikit demi sedikit sambil diremas-remas hingga adonan bertekstur seperti pasir basah yang bisa dikepal namun tetap mudah hancur. | |||
Isi cetakan: Ambil cetakan bambu atau cetakan putu. Masukkan setengah bagian adonan tepung ke dalam cetakan, padatkan sedikit. Isi bagian tengah dengan 1 sdt isian gula merah kelapa. Tutup dengan adonan tepung lagi hingga penuh, padatkan ringan. | |||
Kukus putu: Siapkan dandang atau panci kukus dengan air mendidih. Letakkan cetakan putu di atas lubang uap kukusan. Kukus selama 10–15 menit hingga adonan matang dan uap keluar dari ujung cetakan dengan bunyi khas. | |||
Keluarkan dan sajikan: Keluarkan putu dari cetakan dengan mendorongnya perlahan menggunakan sumpit atau batang kecil. Letakkan di atas 100 grams kelapa parut kasar untuk taburan kukus yang sudah disiapkan, gulingkan hingga seluruh permukaan putu terbalut kelapa parut. Sajikan hangat. | |||
[[Kategori:Sulawesi Selatan]] | [[Kategori:Sulawesi Selatan]] | ||
[[Kategori:Olahan Pangan]] | [[Kategori:Olahan Pangan]] | ||
Revisi terkini sejak 8 Juni 2026 18.01
Putu pesse merupakan makanan khas lokal yang berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan. Makanan lokal termasuk jenis kue tradisional yang terbuat dari beras ketan dan kelapa. Kue khas suku Bugis Makassar ini banyak
Bahan
- tepung beras segar (atau tepung beras siap pakai)
- kelapa parut kasar (kelapa setengah tua)
- gula merah, sisir halus
- garam
- air matang hangat (tambahkan bertahap)
- daun pandan, iris halus (untuk pewarna alami)
- kelapa parut kasar untuk taburan
- garam untuk taburan kelapa
Cara Pembuatan
Buat isian gula merah kelapa: Campurkan 150 grams gula merah, sisir halus yang sudah disisir halus dengan 100 grams kelapa parut kasar (kelapa setengah tua) (100 g). Aduk rata hingga gula merah tercampur merata ke seluruh kelapa parut. Sisihkan sebagai isian.
Siapkan kelapa taburan: Campur 100 grams kelapa parut kasar untuk taburan dengan 1 pinch garam untuk taburan kelapa. Kukus sebentar selama 5 menit agar tidak cepat basi, lalu sisihkan sebagai taburan penyajian.
Buat adonan tepung beras: Masukkan 300 grams tepung beras segar (atau tepung beras siap pakai) dan 0.5 teaspoons garam ke dalam wadah besar. Jika ingin warna hijau alami, blender 3daun pandan, iris halus (untuk pewarna alami) dengan 50 ml air lalu saring, gunakan air pandan ini sebagai pengganti sebagian air hangat. Tuang 80 milliliters air matang hangat (tambahkan bertahap) sedikit demi sedikit sambil diremas-remas hingga adonan bertekstur seperti pasir basah yang bisa dikepal namun tetap mudah hancur.
Isi cetakan: Ambil cetakan bambu atau cetakan putu. Masukkan setengah bagian adonan tepung ke dalam cetakan, padatkan sedikit. Isi bagian tengah dengan 1 sdt isian gula merah kelapa. Tutup dengan adonan tepung lagi hingga penuh, padatkan ringan.
Kukus putu: Siapkan dandang atau panci kukus dengan air mendidih. Letakkan cetakan putu di atas lubang uap kukusan. Kukus selama 10–15 menit hingga adonan matang dan uap keluar dari ujung cetakan dengan bunyi khas.
Keluarkan dan sajikan: Keluarkan putu dari cetakan dengan mendorongnya perlahan menggunakan sumpit atau batang kecil. Letakkan di atas 100 grams kelapa parut kasar untuk taburan kukus yang sudah disiapkan, gulingkan hingga seluruh permukaan putu terbalut kelapa parut. Sajikan hangat.
