Gudangan

Makanan Gudangan merupakan merupakan hidangan sayuran khas Jawa Tengah dan Yogyakarta. Gudangan dikenal sebagai hidangan berbahan dasar sayur-sayuran rebus yang dipadukan dengan kelapa parut berbumbu, sehingga menghasilkan cita rasa gurih, segar, dan khas. Manakan ini tergolong dalam makanan sederhana.
FILOSOFIS
Makanan gudangan merupakan hidangan sederhana khas Jawa Tengah dan Yogyakarta yang mengandung nilai-nilai kehidupan dalam budaya Jawa. Kesederhanaannya mengajarkan hidup secukupnya dan bersyukur, sementara keberagaman sayurannya melambangkan kerukunan dalam perbedaan. Penyajiannya dalam kebersamaan mencerminkan nilai gotong royong, serta perpaduan bahannya menggambarkan keseimbangan antara jasmani dan batin. Selain itu, kehadirannya dalam acara syukuran menunjukkan nilai spiritual, sehingga gudangan tidak hanya sebagai makanan, tetapi juga simbol nilai kesederhanaan, kebersamaan, keseimbangan, dan rasa syukur.
CARA MENGELOLAH
Pengolahan makanan gudangan khas Jawa Tengah dan Yogyakarta tergolong sangat mudah dilakukan dengan merebus berbagai sayuran seperti bayam, kacang panjang, tauge, dan daun singkong hingga matang. Bumbu dibuat dari campuran bawang merah, bawang putih, cabai, kencur, garam, dan gula merah yang dihaluskan lalu dicampur dengan kelapa parut dan dikukus hingga harum. Setelah itu, sayuran dicampur dengan kelapa berbumbu hingga merata, dan gudangan siap disajikan bersama nasi serta lauk pelengkap.
KOMPOSISI GIZI GUDANGAN (PER 100 G, BDD 100%)
| Energi | 120 kkal |
| Protein | 3-4 g |
| Lemak | 6-8 g |
| Karbohidrat | 12 – 15 g |
| Serat | 3 – 5 g |
| Vitamin A | cukup tinggi (dari bayam & daun hijau) |
| Vitamin C | sedang |
| Vitamin B kompleks | ada dalam jumlah cukup |
| Zat besi | ± 1 – 2 mg |
| Kalsiuum | ± 50 – 100 mg |
| Kalium | ± 200 – 300 mg |
REFERENSI
1. https://desanglanggeran.gunungkidulkab.go.id/first/artikel/1133-Sego-Gudang--makanan-Jadul-yang-Masih-Eksis-di-Era-Masa-Kini
2. https://www.detik.com/jateng/kuliner/d-7212694/perbedaan-urap-gudangan-dan-trancam-olahan-sayur-yang-unik-khas-jawa
