Dempo Bonti

Dari WikiPangan
Revisi sejak 8 Juni 2026 17.34 oleh NimrahAni.Rahman (bicara | kontrib) (Untuk variasi, bale pejje juga bisa dimasak dengan tambahan santan sedikit untuk versi yang lebih kaya rasa, atau ditambah daun kemangi di akhir memasak untuk aroma segar khas Bugis.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Desa Pallime di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, kehidupan masyarakat setempat berkaitan dengan aliran Sungai Walanae. Di sungai tersebut, masyarakat banyak menjumpai berbagai jenis ikan, dan salah satu yang paling melimpah adalah ikan bonti (belanak). Karena ikan bonti melimpah dan mudah didapat, masyarakat mengolahnya agar bertahan lebih lama. Pengolahan dilakukan dengan mengasinkan atau mengeringkan ikan tersebut.

Hasil pengolahan ini dikenal dengan sebutan dempo bonti, yaitu ikan bonti yang diawetkan agar tahan lama dan tetap gurih. Masyarakat menyajikan dempo bonti sebagai lauk pendamping dalam menu sehari-hari.

Alat dan Bahan

  • 300 grams ikan asin (bale pejje), potong sesuai selera
  • 6 bawang merah, iris tipis
  • 4 bawang putih siung, iris tipis
  • 5 cabai merah keriting, iris serong
  • 6 cabai rawit, iris serong
  • 2 tomat merah, potong dadu
  • 1 lengkuas, memarkan (3 cm)
  • 2 batang serai, memarkan
  • 3 daun salam
  • 2 tablespoons air perasan jeruk nipis
  • 4 tablespoons minyak goreng
  • 100 milliliters air
  • 1 teaspoons gula merah, sisir

Cara Pembuatan

Persiapkan ikan asin: Potong 300 grams ikan asin (bale pejje), potong sesuai selera sesuai selera. Rendam dalam air bersih selama 15–20 menit untuk mengurangi kadar garam berlebih. Tiriskan dan keringkan dengan kain atau tisu dapur.

Goreng ikan asin: Panaskan 4 tablespoons minyak goreng dalam wajan. Goreng 300 grams ikan asin (bale pejje), potong sesuai selera hingga kecokelatan dan sedikit kering di bagian luar, sekitar 3–4 menit tiap sisi. Angkat dan sisihkan. Sisakan 2 sdm minyak sisa di wajan.

Tumis bumbu aromatik: Menggunakan minyak sisa penggorengan, tumis 6 bawang merah, iris tipis dan 4 bawang putih siung, iris tipis hingga harum dan layu. Masukkan 1 lengkuas, memarkan (3 cm), 2 batang serai, memarkan, dan 3 daun salam, aduk rata.

Masukkan cabai dan tomat: Tambahkan 5 cabai merah keriting, iris serong, 6 cabai rawit, iris serong, dan 2 tomat merah, potong dadu ke dalam tumisan. Aduk dan masak hingga tomat mulai lunak dan cabai harum semerbak.

Masak bersama bumbu: Masukkan ikan asin yang sudah digoreng ke dalam tumisan bumbu. Tuang 100 milliliters air dan tambahkan 1 teaspoons gula merah, sisir. Aduk perlahan agar ikan tidak hancur. Masak hingga air menyusut dan bumbu meresap merata.

Finishing dan sajikan: Percikkan 2 tablespoons air perasan jeruk nipis di atas masakan, aduk ringan. Cicipi — umumnya tidak perlu tambah garam karena ikan asin sudah cukup gurih. Masak sebentar hingga bumbu sedikit mengering dan melapisi ikan. Angkat dan sajikan.