Gandos Gimbal

Dari WikiPangan
Revisi sejak 17 April 2026 16.28 oleh Andi.Aura (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'jmpl|Gandos Gimbal “Gandos Gimbal” (sering juga ditulis “Gandhos Gimbal”) merupakan salah satu kue basah tradisional khas dari Boyolali, Jawa Tengah. Makanan ini bukanlah produk modern seperti merek elektronik, melainkan jajanan tradisional yang telah dikenal luas oleh masyarakat setempat. Gandos Gimbal berbentuk bulat kecil, sekilas menyerupai puding atau roti kukus, dan dibuat dari perpaduan bahan-bahan sederhana seperti te...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Gandos Gimbal

“Gandos Gimbal” (sering juga ditulis “Gandhos Gimbal”) merupakan salah satu kue basah tradisional khas dari Boyolali, Jawa Tengah. Makanan ini bukanlah produk modern seperti merek elektronik, melainkan jajanan tradisional yang telah dikenal luas oleh masyarakat setempat. Gandos Gimbal berbentuk bulat kecil, sekilas menyerupai puding atau roti kukus, dan dibuat dari perpaduan bahan-bahan sederhana seperti tepung terigu, telur, gula, parutan kelapa, serta margarin. Kue ini memiliki tekstur yang lembut dengan cita rasa gurih dan manis yang khas, serta sensasi legit yang berasal dari kandungan kelapa parut yang cukup banyak. Di Boyolali, Gandos Gimbal sangat populer dan sering dijadikan oleh-oleh khas daerah. Bahkan, kue ini telah menjadi salah satu identitas kuliner yang melekat, sehingga sering dianggap sebagai simbol khas Boyolali.[1]

Sejarah

Gandos atau Gandhos Gimbal berasal dari daerah Boyolali, Jawa Tengah, dan mulai dikenal luas sebagai oleh-oleh khas sejak sekitar tahun 1980-an. Perkembangannya tidak terlepas dari peran usaha rumahan, khususnya toko roti legendaris seperti “Gandos Gimbal Mbah Lomo” yang turut mempopulerkan kue ini. Meskipun tampilannya mengalami penyesuaian yang lebih modern, resep dasarnya tetap mempertahankan ciri khas kue tradisional Jawa, yakni menggunakan bahan utama berupa parutan kelapa, tepung, telur, dan gula yang diwariskan secara turun-temurun.

Popularitas Gandos Gimbal saat ini juga erat kaitannya dengan keluarga pengusaha roti di Boyolali yang mengangkat kue ini menjadi ikon oleh-oleh daerah. Penamaan “Gimbal” sendiri merujuk pada tampilan permukaan kue yang tampak berumbai halus menyerupai rambut gimbal. Tekstur tersebut terbentuk dari serabut kelapa yang ikut dipanggang bersama adonan, sehingga menghasilkan bentuk unik sekaligus menjadi ciri khas utama kue ini.[2]

Cara Membuat

Bahan:

  • 100 gram kelapa muda atau setengah tua, diparut memanjang
  • 100 gram tepung beras putih
  • 300 ml santan kelapa (bisa santan instan)
  • 1/2 sendok teh garam halus

Langkah-langkah:

Pertama, kelapa parut dapat dikukus terlebih dahulu sebagai langkah opsional. Proses ini bertujuan agar kelapa tidak cepat basi dan dapat disimpan lebih lama, misalnya di dalam lemari pendingin.

Selanjutnya, semua bahan yang telah disiapkan dicampurkan dalam satu wadah, kemudian diaduk hingga tercampur rata dan membentuk adonan yang konsisten.

Panaskan cetakan khusus gandos yang sebelumnya telah diolesi sedikit minyak atau margarin agar adonan tidak lengket. Setelah cetakan cukup panas, tuangkan adonan hingga hampir memenuhi cetakan, lalu tutup.

Masak adonan hingga bagian bawahnya berubah warna menjadi kecokelatan sebagai tanda bahwa kue sudah matang. Setelah itu, angkat dan sajikan dalam keadaan hangat agar cita rasanya lebih nikmat.

Apabila menginginkan rasa yang lebih manis, kue gandos gimbal dapat disajikan dengan tambahan taburan gula halus di atasnya.[3]

Referensi