Kripik Pisang

Keripik pisang merupakan produk olahan dari buah pisang yang dibuat dengan cara digoreng. Pisang yang digunakan umumnya adalah pisang setengah matang atau mendekati matang. Pemilihan tingkat kematangan ini bertujuan untuk menghasilkan tekstur pisang yang masih keras sehingga tidak mudah patah saat proses pengirisan.
Proses pembuatan keripik pisang dilakukan dengan mengiris pisang secara tipis, kemudian merendamnya dalam larutan garam. Setelah itu, irisan pisang digoreng dalam minyak dengan jumlah banyak hingga berwarna kuning kecoklatan. Cara pembuatannya yang mudah serta cita rasa gurih yang dihasilkan menjadikan keripik pisang sebagai salah satu makanan yang digemari oleh berbagai kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Pengolahan
Bahan:
- Pisang kepok
- Garam
- Minyak goreng
- Air
Alat:
- Pisau
- Wadah/baskom
- Alat pengiris keripik
- Spatula
- Wajan
- Saringan
- Kompor
Langkah pembuatan:
- Kupas kulit pisang pisang
- Masukan pisang yang telah dikupas ke dalam wadah yang berisi air garam
- Panaskan minyak dalam wajan
- Iris pisang secara tipis-tipis menggunakan alat pengiris pisang, sehingga ketebalan pisang akan sama secara keseluruhan
- masukan pisang yang telah diiris ke dalam minyak yang telah dipanaskan sebelumnya. Pastikan pisang tersebut terendam seluruhnya dalam minyak panas.
- Goreng hingga berubah warna menjadi keemasan
- Lalu angkat dan tiriskan.
Kandungan Gizi
Kandungan vitamin C pada keripik pisang sejumlah 39,39 mg/100g atau sebesar 0,3939%. [1]
Kandungan zat gizi tiap 100 gram kripik pisang. [2]
| Komponen Gizi | Jumlah |
|---|---|
| Energi | 2171 kJ (519 kkal) |
| Lemak total | 33,6 g |
| Lemak jenuh | 28,97 g |
| Lemak tak jenuh ganda | 0,63 g |
| Lemak tak jenuh tunggal | 1,95 g |
| Karbohidrat | 58,4 g |
| Serat | 7,7 g |
| Gula | 35,34 g |
| Sodium | 6 mg |
| Kalium | 536 mg |
