Ikan Asin Rica

Dari WikiPangan
Revisi sejak 13 Februari 2026 04.05 oleh Alfito.deanova (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Ikan Asin Rica adalah masakan yang berbahan dasar ikan asin khas perairan Tarakan yang diolah kembali dengan bumbu rica-rica yang pedas, segar, dan aromatik. == Deskripsi == Tarakan merupakan kota pulau yang dikelilingi laut dengan produksi ikan asin yang melimpah (seperti ikan talang-talang, kakap, dan belanak). Munculnya menu Ikan Asin Rica merupakan hasil '''akulturasi budaya''' antara masyarakat lokal Tarakan dengan pendatang dari Sulawesi Utara (Manado). Ka...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Ikan Asin Rica adalah masakan yang berbahan dasar ikan asin khas perairan Tarakan yang diolah kembali dengan bumbu rica-rica yang pedas, segar, dan aromatik.

Deskripsi

Tarakan merupakan kota pulau yang dikelilingi laut dengan produksi ikan asin yang melimpah (seperti ikan talang-talang, kakap, dan belanak). Munculnya menu Ikan Asin Rica merupakan hasil akulturasi budaya antara masyarakat lokal Tarakan dengan pendatang dari Sulawesi Utara (Manado). Karena banyaknya masyarakat keturunan Sulawesi di Tarakan, teknik memasak "Rica" (yang berarti cabai) diaplikasikan pada bahan pangan lokal yang paling tersedia, yaitu ikan asin, menciptakan hidangan praktis namun sangat menggugah selera. [1]

Berbeda dengan olahan ikan asin biasa yang hanya digoreng, hidangan ini memiliki cita rasa yang kompleks: perpaduan antara gurih-asin dari ikan, pedas menggigit dari cabai rawit, serta aroma segar dari daun jeruk dan serai. Tekstur ikannya biasanya garing di luar namun tetap memiliki daging yang terasa di dalam. ,[2]

Bahan Pembuatan

  • Bahan Utama: Ikan asin pilihan (biasanya jenis ikan talang, ikan gabus laut, atau kakap merah yang sudah dikeringkan).
  • Bumbu Rica (Cincang Kasar/Halus): Cabai rawit merah (jumlah banyak), cabai merah besar, bawang merah, bawang putih, dan jahe.
  • Rempah Aromatik: Serai (digeprek), daun jeruk purut (diiris tipis), dan terkadang daun kemangi untuk aroma tambahan.
  • Penyedap: Sedikit gula pasir (untuk menyeimbangkan rasa asin), garam (jika diperlukan), dan air perasan jeruk nipis/jeruk sambal agar aroma amis hilang. [3]

Cara Pembuatan

  1. Persiapan: Potong ikan asin sesuai selera, rendam sebentar dalam air hangat untuk mengurangi kadar garam yang berlebih, lalu tiriskan.
  2. Penggorengan: Goreng ikan asin dalam minyak panas hingga garing dan berwarna kecokelatan. Angkat dan sisihkan.
  3. Menumis Bumbu: Tumis bumbu rica yang sudah diulek kasar bersama serai dan daun jeruk hingga harum dan matang (minyaknya berubah warna menjadi kemerahan).
  4. Pencampuran: Masukkan ikan asin yang sudah digoreng ke dalam tumisan bumbu. Aduk cepat agar bumbu merata tanpa membuat ikan menjadi lembek.
  5. Penyelesaian: Tambahkan air jeruk nipis dan sedikit gula. Setelah bumbu meresap dan teksturnya terlihat "nyemek" (berminyak), angkat dan sajikan.

Referensi

  1. Dinas Pariwisata Kota Tarakan. (2022). Profil Kuliner Pesisir: Olahan Hasil Laut Kalimantan Utara. Tarakan: Pemerintah Kota Tarakan.
  2. Gardjito, M., & Kusumaningrum, D. I. (2018). Kuliner Nusantara: Makanan Tradisional Pulau Kalimantan. Yogyakarta: Andi Publisher.
  3. Lontoh, A. (2019). Resep-Resep Masakan Khas Kalimantan Utara dan Manado. Jakarta: Pustaka Bunda.