Tinoransak

Dari WikiPangan
Revisi sejak 5 Februari 2026 16.53 oleh Andi.irfan (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'jmpl|Tinoransak/Elisha Wijaya Babi tinoransak dikenal sebagai hidangan khas Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara yang menonjolkan perpaduan rasa pedas, gurih, dan aromatik dalam satu masakan sederhana namun kuat karakter. Potongan daging babi yang dimasak perlahan menghasilkan tekstur empuk dengan lemak yang meleleh, menyatu dengan rasa pedas segar dari cabai merah dan cabai rawit. Bawang putih memberi dasar rasa gurih yang h...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Tinoransak/Elisha Wijaya

Babi tinoransak dikenal sebagai hidangan khas Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara yang menonjolkan perpaduan rasa pedas, gurih, dan aromatik dalam satu masakan sederhana namun kuat karakter. Potongan daging babi yang dimasak perlahan menghasilkan tekstur empuk dengan lemak yang meleleh, menyatu dengan rasa pedas segar dari cabai merah dan cabai rawit. Bawang putih memberi dasar rasa gurih yang hangat, sementara serai, daun jeruk, dan lengkuas menghadirkan aroma harum yang tajam sekaligus menyegarkan, menghilangkan kesan berat dari daging. Minyak kelapa menambah sentuhan rasa khas yang sedikit manis dan wangi, membuat bumbu terasa lebih dalam dan menyatu. Perpaduan garam dan gula menyeimbangkan keseluruhan rasa menghasilkan hidangan dengan cita rasa pedas gurih yang kaya, aromatik, dan semakin nikmat disantap hangat bersama nasi putih.

Bahan

  1. 500 gram daging babi, potong dadu
  2. 5 siung bawang putih, cincang halus
  3. 10 buah cabai merah, iris tipis
  4. 5 buah cabai rawit, iris tipis
  5. 1 batang serai, memarkan
  6. 4 lembar daun jeruk
  7. 2 cm lengkuas, memarkan
  8. 2 sdm minyak kelapa
  9. Garam secukupnya
  10. Gula secukupnya

Cara

  1. Potong daging babi menjadi ukuran dadu agar mudah dimasak dan bumbu meresap dengan sempurna. Cincang halus bawang putih dan iris tipis cabai merah serta cabai rawit. Memarkan serai dan lengkuas agar aromanya keluar lebih maksimal saat dimasak.
  2. Panaskan 2 sdm minyak kelapa dalam wajan dengan api sedang.
  3. Tumis bawang putih cincang hingga harum, kemudian masukkan cabai merah, cabai rawit, serai, daun jeruk, dan lengkuas. Tumis hingga aromanya harum.
  4. Tambahkan potongan daging babi ke dalam wajan. Aduk rata hingga daging berubah warna.
  5. Setelah daging babi berubah warna, tambahkan garam dan gula secukupnya. Aduk rata dan masak hingga daging babi empuk dan bumbu meresap sempurna.
  6. Masak dengan api kecil. Kurangi api dan biarkan daging babi masak perlahan-lahan agar bumbu meresap dengan baik. Sesekali aduk agar daging tidak gosong di bagian bawah.
  7. Periksa kematangan daging babi. Jika daging sudah empuk dan bumbu sudah meresap dengan baik, matikan api.
  8. Pindahkan babi tinoransak ke piring. Hidangkan babi tinoransak saat masih hangat bersama nasi.