Sambal Duo Sale

Dari WikiPangan
Revisi sejak 4 Februari 2026 20.08 oleh Fadilla.syam (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ == == '''Sambal Duo Sale''' adalah kuliner khas tradisional dari daerah Palu, Sulawesi Tengah. Kata "Duo" dalam bahasa setempat merujuk pada ikan teri nasi (ikan teri halus), sedangkan "Sale" berarti dikeringkan atau diasapi. Sambal ini memiliki cita rasa yang sangat khas, yaitu perpaduan antara rasa gurih alami dari ikan teri, pedas yang menyengat, serta sedikit sentuhan rasa manis dari tomat, menjadikannya pelengkap utama bagi berbagai hidangan kha...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Sambal Duo Sale adalah kuliner khas tradisional dari daerah Palu, Sulawesi Tengah. Kata "Duo" dalam bahasa setempat merujuk pada ikan teri nasi (ikan teri halus), sedangkan "Sale" berarti dikeringkan atau diasapi. Sambal ini memiliki cita rasa yang sangat khas, yaitu perpaduan antara rasa gurih alami dari ikan teri, pedas yang menyengat, serta sedikit sentuhan rasa manis dari tomat, menjadikannya pelengkap utama bagi berbagai hidangan khas Sulawesi Tengah.

Nilai Budaya dan Keunikan Pangan

Secara budaya, Sambal Duo Sale mencerminkan kecerdasan masyarakat pesisir Teluk Palu dalam mengawetkan hasil tangkapan laut. Ikan teri yang melimpah dikeringkan agar dapat dikonsumsi dalam jangka waktu lama tanpa menghilangkan nilai gizinya.

Bagi masyarakat Palu, sambal ini bukan sekadar bumbu pendamping, melainkan komponen wajib saat menyantap nasi hangat atau Kaledo. Keberadaannya dalam meja makan melambangkan kesederhanaan namun kaya akan rasa, serta menjadi oleh-oleh favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke Lembah Palu.

Kandungan Gizi

Meskipun disajikan sebagai sambal, Duo Sale memiliki manfaat kesehatan yang signifikan karena bahan utamanya:

  • Kalsium Tinggi: Ikan teri dikonsumsi secara utuh bersama tulangnya, sehingga menjadi sumber kalsium yang sangat baik untuk kesehatan tulang.
  • Protein Hewani: Menyediakan asam amino esensial meskipun dalam porsi kecil.
  • Likopen dan Vitamin C: Berasal dari penggunaan tomat segar dan cabai rawit yang berfungsi sebagai antioksidan alami.

Bahan dan Cara Pengolahan

Bahan Utama

  • Ikan Duo (ikan teri nasi yang sudah dikeringkan).
  • Cabai rawit (jumlah banyak sesuai ciri khas masakan Palu).
  • Bawang merah, iris tipis.
  • Tomat merah segar, potong dadu.
  • Garam dan sedikit gula merah sebagai penyeimbang rasa.
  • Minyak kelapa untuk menumis.

Langkah-langkah Pembuatan

  1. Persiapan Ikan: Cuci bersih ikan duo kering untuk mengurangi kadar asin yang berlebihan, kemudian tiriskan. Goreng sebentar ikan duo hingga garing, lalu angkat.
  2. Menumis Bumbu: Tumis bawang merah iris hingga layu dan harum. Masukkan cabai rawit yang sudah dihaluskan (atau diiris kasar sesuai selera).
  3. Memasak Tomat: Tambahkan potongan tomat ke dalam tumisan. Masak hingga tomat hancur dan airnya menyusut, sehingga bumbu berubah menjadi pasta yang kental dan berminyak.
  4. Pencampuran: Masukkan ikan duo yang telah digoreng ke dalam tumisan bumbu. Tambahkan garam dan sedikit gula merah.
  5. Penyelesaian: Aduk rata hingga bumbu meresap ke dalam ikan. Pastikan sambal dimasak hingga benar-benar matang agar bisa bertahan lama jika disimpan dalam wadah tertutup.

Referensi

  • Inventarisasi Kuliner Khas Masyarakat Pesisir Sulawesi Tengah.
  • Studi Pemanfaatan Ikan Teri sebagai Pangan Lokal unggulan Palu.
  • Dokumentasi Budaya Makan Masyarakat Kaili.