Ambu santan: Perbedaan antara revisi
Dari WikiPangan
Andi.irfan (bicara | kontrib) Tidak ada ringkasan suntingan |
Andi.irfan (bicara | kontrib) Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[Berkas:Ikan ambu Mandar-Aura Ciepuzt.png|jmpl|Ikan ambu Mandar/Aura Ciepuzt]] | [[Berkas:Ikan ambu Mandar-Aura Ciepuzt.png|jmpl|Ikan ambu Mandar/Aura Ciepuzt]] | ||
Ikan ambu adalah nama lokal untuk sejenis ikan laut, seringkali merujuk pada ikan tongkol (''Euthynnus affinis''), yang populer di Sulawesi Barat, seperti di Majene. Ia adalah bahan kuliner untuk ikan ambu santan yang gurih dan pedas. | Ikan ambu adalah nama lokal untuk sejenis ikan laut, seringkali merujuk pada ikan tongkol (''Euthynnus affinis''), yang populer di Sulawesi Barat, seperti di Kabupaten Majene. Ia adalah bahan kuliner untuk ikan ambu santan yang gurih dan pedas. | ||
Ikan ambu santan merupakan lauk sehari-hari. Ia biasa dimakan dengan [[jepa]] (roti). Lauk kuah putih ini juga biasanya disajikan pada acara syukuran, akikah, dan kematian. Khusus hidangan kematian, makanan ini disajikan pada malam ke-3 hingga ke-7, jika selama hidup, mendiang pernah mengkonsumsi ikan ambu.<ref>Komunitas Katakerja. (2022). Ensiklopedia Pangan Olahan Sulselbar</ref> | Ikan ambu santan merupakan lauk sehari-hari. Ia biasa dimakan dengan [[jepa]] (roti). Lauk kuah putih ini juga biasanya disajikan pada acara syukuran, akikah, dan kematian. Khusus hidangan kematian, makanan ini disajikan pada malam ke-3 hingga ke-7, jika selama hidup, mendiang pernah mengkonsumsi ikan ambu.<ref>Komunitas Katakerja. (2022). Ensiklopedia Pangan Olahan Sulselbar</ref> | ||
| Baris 18: | Baris 18: | ||
# Rebus ikan dengan air, asam mangga, dan garam | # Rebus ikan dengan air, asam mangga, dan garam | ||
# Parut [[kelapa]] untuk diambil santannya | # Parut [[kelapa]] untuk diambil santannya | ||
# Siapkan bumbu: bawang merah, cabai, asam mangga, garam, merica, penyedap rasa, dan minyak goreng | # Siapkan bumbu: [[Bawang Merah|bawang merah]], cabai, asam mangga, garam, merica, penyedap rasa, dan minyak goreng | ||
# Campur bumbu, santan, dan ikan di wadah yang sama | # Campur bumbu, santan, dan ikan di wadah yang sama | ||
# Masak sampai mendidih | # Masak sampai mendidih | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
Revisi per 7 Februari 2026 00.24

Ikan ambu adalah nama lokal untuk sejenis ikan laut, seringkali merujuk pada ikan tongkol (Euthynnus affinis), yang populer di Sulawesi Barat, seperti di Kabupaten Majene. Ia adalah bahan kuliner untuk ikan ambu santan yang gurih dan pedas.
Ikan ambu santan merupakan lauk sehari-hari. Ia biasa dimakan dengan jepa (roti). Lauk kuah putih ini juga biasanya disajikan pada acara syukuran, akikah, dan kematian. Khusus hidangan kematian, makanan ini disajikan pada malam ke-3 hingga ke-7, jika selama hidup, mendiang pernah mengkonsumsi ikan ambu.[1]
Tongkol menjadi alternatif protein hewani yang harganya terjangkau. Protein penting untuk memperbaiki sel yang rusak, meningkatkan sistem imun, dan menguatkan tulang serta otot.[2]
Bahan
- Ikan ambu
- Cabai rawit
- Asam mangga
- Santan
- Air
Cara
- Rebus ikan dengan air, asam mangga, dan garam
- Parut kelapa untuk diambil santannya
- Siapkan bumbu: bawang merah, cabai, asam mangga, garam, merica, penyedap rasa, dan minyak goreng
- Campur bumbu, santan, dan ikan di wadah yang sama
- Masak sampai mendidih
Referensi
- ↑ Komunitas Katakerja. (2022). Ensiklopedia Pangan Olahan Sulselbar
- ↑ Joseph, N. (2024). 10 Manfaat Ikan Tongkol, Plus Tips Aman Konsumsinya. https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/manfaat-ikan-tongkol-untuk-kesehatan/. Diakses 9 Desember 2025.
