Apallo: Perbedaan antara revisi

Dari WikiPangan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 14: Baris 14:
- Sagu dan parutan kelapa dicampurkan hingga merata.  
- Sagu dan parutan kelapa dicampurkan hingga merata.  


- Masukkan gula merah, lalu dicampur hingga merata.
- Masukkan [[Gula Merah|gula merah]], lalu dicampur hingga merata.


- Adonan kemudian dibungkus menggunakan daun pisang dan daun rumbia.
- Adonan kemudian dibungkus menggunakan daun pisang dan daun rumbia.
Baris 20: Baris 20:
- Setelah dibungkus, Apallo kemudian diasapi hingga matang. <ref name=":0" />
- Setelah dibungkus, Apallo kemudian diasapi hingga matang. <ref name=":0" />


== Daftar Pustaka ==
== Referensi ==
<references />
<references />
[[Kategori:Olahan Pangan]]
[[Kategori:Olahan Pangan]]
[[Kategori:Sulawesi Barat]]
[[Kategori:Sulawesi Barat]]

Revisi per 11 April 2026 19.22

Apallo merupakan salah satu jenis kudapan khas yang berasal dari daerah Polewali Mandar yang menggunakan sagu sebagai bahan utama. Apallo menjadi makanan khas yang tidak hanya dikonsumsi dalam keseharian, tetapi juga menjadi makanan yang disajikan pada saat peringatan 100 hari kematian. Penyajian Apallo pada peringatan kematian didasarkan pada kepercayaan masyarakat Mandar akan Apallo yang merupakan pelindung atau atap untuk seseorang yang telah meninggal .[1]

Bahan dan Pembuatan

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat kurang lebih 5-8 pcs Apallo ialah sebagai berikut :

- 250 gram Sagu

- 1 buah Kelapa tua

- 250 gram Gula merah

Cara Pembuatan:

- Sagu dan parutan kelapa dicampurkan hingga merata.

- Masukkan gula merah, lalu dicampur hingga merata.

- Adonan kemudian dibungkus menggunakan daun pisang dan daun rumbia.

- Setelah dibungkus, Apallo kemudian diasapi hingga matang. [1]

Referensi

  1. 1,0 1,1 Ensiklopedia Pangan Olahan Sulselbar Komunitas Katakerja, 2022