Apallo: Perbedaan antara revisi
(penambahan informasi) |
Eko.prastio (bicara | kontrib) kTidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Apallo merupakan salah satu jenis kudapan khas yang berasal dari daerah Polewali Mandar yang menggunakan [[sagu]] sebagai bahan utama. Apallo menjadi makanan khas yang tidak hanya dikonsumsi dalam keseharian, tetapi juga menjadi makanan yang disajikan pada saat peringatan 100 hari kematian. Penyajian Apallo pada peringatan kematian didasarkan pada kepercayaan masyarakat Mandar akan Apallo yang merupakan pelindung atau atap untuk seseorang yang telah meninggal .<ref name=":0">Ensiklopedia Pangan Olahan Sulselbar Komunitas Katakerja, 2022</ref> | Apallo merupakan salah satu jenis kudapan khas yang berasal dari daerah Polewali Mandar yang menggunakan [[sagu]] sebagai bahan utama. Apallo menjadi makanan khas yang tidak hanya dikonsumsi dalam keseharian, tetapi juga menjadi makanan yang disajikan pada saat peringatan 100 hari kematian. Penyajian Apallo pada peringatan kematian didasarkan pada kepercayaan masyarakat Mandar akan Apallo yang merupakan pelindung atau atap untuk seseorang yang telah meninggal .<ref name=":0">Ensiklopedia Pangan Olahan Sulselbar Komunitas Katakerja, 2022</ref> | ||
== Bahan dan Pembuatan == | |||
Bahan yang dibutuhkan untuk membuat kurang lebih 5-8 pcs Apallo ialah sebagai berikut : | Bahan yang dibutuhkan untuk membuat kurang lebih 5-8 pcs Apallo ialah sebagai berikut : | ||
| Baris 20: | Baris 20: | ||
- Setelah dibungkus, Apallo kemudian diasapi hingga matang. <ref name=":0" /> | - Setelah dibungkus, Apallo kemudian diasapi hingga matang. <ref name=":0" /> | ||
== Daftar Pustaka == | |||
<references /> | <references /> | ||
[[Kategori:Olahan Pangan]] | [[Kategori:Olahan Pangan]] | ||
Revisi terkini sejak 24 Januari 2026 11.13
Apallo merupakan salah satu jenis kudapan khas yang berasal dari daerah Polewali Mandar yang menggunakan sagu sebagai bahan utama. Apallo menjadi makanan khas yang tidak hanya dikonsumsi dalam keseharian, tetapi juga menjadi makanan yang disajikan pada saat peringatan 100 hari kematian. Penyajian Apallo pada peringatan kematian didasarkan pada kepercayaan masyarakat Mandar akan Apallo yang merupakan pelindung atau atap untuk seseorang yang telah meninggal .[1]
Bahan dan Pembuatan
Bahan yang dibutuhkan untuk membuat kurang lebih 5-8 pcs Apallo ialah sebagai berikut :
- 250 gram Sagu
- 1 buah Kelapa tua
- 250 gram Gula merah
Cara Pembuatan:
- Sagu dan parutan kelapa dicampurkan hingga merata.
- Masukkan gula merah, lalu dicampur hingga merata.
- Adonan kemudian dibungkus menggunakan daun pisang dan daun rumbia.
- Setelah dibungkus, Apallo kemudian diasapi hingga matang. [1]
