Tiram bakar

Dari WikiPangan

Deskripsi Singkat

[1] Tiram Bakar Sebelum dibumbui

Tiram bakar merupakan makanan olahan pesisir khas sulawesi selatan yang memiliki cita rasa gurih, segar serta aroma asap yang cukup menggugah selera, hidangan ini banyak dijumpai di kawasan pesisir, terutama di daerah yang memiliki hasil laut melimpah terutama dibebarapa kabupaten yakni Makassar, Barru, Bulukumba dan Takalar.

Filosofi

Tiram bakar mencerminkan gaya hidup masyarakat pesisir yang memnfaatkan hasil laut secara langsung. proses memasaknya cukup sederhana cukup dibakar, menunjukkan bahwa makanan enak tidak selalu harus rumit.

Cara Mengolah

Tiram bakar dibuat dari tiram segar yang baru dipanen dari laut, lalu dibersihkan dari kotoran dan sisa lumpur pada cangkangnya. Tiram bisa dibiarkan utuh atau dibuka sebagian sesuai cara penyajian. Beberapa variasi menambahkan bumbu sederhana seperti bawang putih, kecap manis, cabai, garam, dan mentega untuk memperkaya rasa. Setelah dibumbui, tiram dibakar di atas panggangan atau bara api hingga matang dan mengeluarkan aroma khas laut yang berpadu dengan aroma asap. Bumbu meresap dan dagingnya menjadi matang sempurna, kemudian biasanya disajikan dengan perasan jeruk nipis atau sambal. Tiram bakar paling nikmat disantap selagi hangat agar teksturnya tetap lembut dan rasanya optimal.

[2] Tiram Bakar Setelah dibumbui

Kandungan Gizi

komposisi gizi pangan dihitung per 100 g tiram yang mengandung sekitar 68-81 kkal energi, 7 g protein, dan rendah lemak [3]

Lemak 2,3 - 2,5 g
karbohidrat 3,9- 5 g
protein 7- 9,5 g