Katiri Mandi
Dari WikiPangan
Katiri mandi merupakan salah satu kue tradisional Sulawesi Selatan. Kue ini disebut juga dengan nama bugis mandi karena mirip dengan kue putri mandi. Dalam bahasa Bugis, katiri berasal dari kata tiri yang berarti menetes.
Ciri khas dari katiri mandi ialah memiliki rasa manis dari siraman santan yang berpadu dengan gula merah. Isian dari kuah tersebut dibuat dari tepung ketan yang dibentuk menjadi bola-bola kecil. Camilan ini kerap menjadi salah satu hidangan buka puasa karena rasanya yang melepaskan dahaga dan mengembalikan energi dengan cepat. Oleh karena itu, katiri mandi juga sering dihidangkan kepada petani sehabis dari menanam.
Bahan
Bahan untuk adonan bola-bola ketan
- Tepung ketan 2 gelas
- Tepung tapioka 1 sdm
- Air 1 gelas
Bahan untuk siraman/kuah
- Gula merah 1 gelas
- Gula pasir 1 sdm
- Santan 2 gelas
- Daun pandan secukupnya
- Garam secukupnya
Cara Membuat
- Masukkan tepung ketan dan tepung tapioka ke dalam wadah. Kemudian tuangkan air secara bertahap yang menyesuaikan dengan tekstur adonan.
- Bentuk adonan menjadi bulat-bulat pipih, lalu sisihkan terlebih dahulu.
- Campurkan semua bahan kuah ke dalam panci, mulai dari gula merah, gula pasir, santan, daun pandan, dan garam. Lalu, masak sambil diaduk hingga mendidih.
- Setelah semua bahan larut, saring kuah tersebut.
- Masukkan adonan tepung ketan ke dalam kuah dan masak hingga matang (terapung).
