Palu golla

Dari WikiPangan
Revisi sejak 21 Mei 2026 18.41 oleh Reski.Dewi (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '== Sejarah == al=Pallu golla|jmpl|Pallu golla Pallu Golla adalah makanan tradisional khas Sulawesi Selatan, khususnya populer di kalangan masyarakat Bugis dan Makassar. Makanan ini memiliki akar budaya yang kuat dan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari serta acara-acara penting sejak lama. Nama "Pallu" dalam bahasa Makassar berarti "dapur" atau berkaitan dengan aktivitas memasak, sehingga Pallu Golla dapat diartikan sebagai m...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Sejarah

Pallu golla
Pallu golla

Pallu Golla adalah makanan tradisional khas Sulawesi Selatan, khususnya populer di kalangan masyarakat Bugis dan Makassar. Makanan ini memiliki akar budaya yang kuat dan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari serta acara-acara penting sejak lama. Nama "Pallu" dalam bahasa Makassar berarti "dapur" atau berkaitan dengan aktivitas memasak, sehingga Pallu Golla dapat diartikan sebagai masakan atau hidangan khas yang diolah dengan cara tertentu. Hingga kini, makanan ini tetap dilestarikan dan menjadi favorit, terutama saat bulan Ramadan sebagai menu buka puasa.

Dikenal karena apa

Pallu Golla dikenal sebagai hidangan manis yang terbuat dari potongan ubi atau pisang yang dimasak bersama gula aren atau gula merah hingga kuahnya mengental dan manis legit. Ia terkenal karena rasanya yang manis alami, tekstur buah yang lembut, dan aroma yang menggugah selera. Makanan ini sangat identik dengan menu takjil saat berbuka puasa, namun juga sering dihidangkan pada acara syukuran, pernikahan, atau pertemuan keluarga sebagai simbol keramahan dan kebersamaan. Bahan-bahannya yang mudah didapat membuat Pallu Golla menjadi hidangan yang sederhana namun penuh makna.

Cara Mengolah

1. Persiapan Bahan: Pilih ubi atau pisang yang matang, kupas kulitnya, lalu potong-potong menjadi ukuran kecil atau sesuai selera.

2. Pematangan Awal: Kukus ubi atau pisang hingga matang dan empuk, lalu sisihkan.

3. Pembuatan Kuah: Cairkan gula merah atau gula aren dengan sedikit air, masak hingga mendidih dan gula larut sepenuhnya, lalu saring untuk membuang kotoran.

4. Pencampuran: Masak kembali gula yang sudah disaring bersama santan, tambahkan sedikit gula pasir, garam, dan vanili secukupnya. Aduk hingga rata dan mendidih.

5. Penyelesaian: Masukkan potongan ubi atau pisang yang sudah dikukus ke dalam kuah gula santan. Aduk perlahan agar tidak hancur. Terakhir, masukkan tepung maizena yang sudah dilarutkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga kuah mengental sesuai keinginan.

6. Penyajian: Angkat dan sajikan hangat atau dingin, bisa ditambahkan taburan kelapa parut jika suka.

Kandungan nutrisi

Pallu Golla mengandung karbohidrat dari ubi atau pisang yang menjadi sumber energi. Gula aren atau gula merah memberikan energi cepat serta mengandung mineral seperti zat besi dan kalsium. Santan menambah kandungan lemak sehat, sementara vanili memberikan aroma tanpa menambah kalori berlebih. Makanan ini juga mengandung serat dari buah yang baik untuk pencernaan.

Sumber referensi

- https://www.tagar.id/pallu-golla-menu-buka-puasa-khas-di-sulsel

- https://sulsel.idntimes.com/food/dining-guide/ahmad-hidayat-alsair/mengenal-5-pallu-yang-jadi-andalan-kuliner-makassar?page=all