Dempo Durian
Dempo durian (atau dampo/selai durian) adalah selai tradisional khas Sulawesi, terutama populer di Bulukumba dan Palopo. Selai ini terbuat dari daging buah durian yang dimasak lama dengan gula merah hingga mengental. Selai ini serbaguna untuk isian kue (nastar, roti maros), campuran makanan, atau olesan. Jika Dempo Durian dimasak hingga benar-benar kering dan disimpan di kulkas dalam wadah rapat, dempo durian dapat bertahan lama hingga 1 tahun.
Asal-usul dan Budaya
Dempo durian berkembang di wilayah Luwu Raya (termasuk Palopo) yang dikenal sebagai salah satu sentra durian di Sulawesi Selatan. Olahan ini muncul sebagai solusi saat musim panen durian melimpah, sehingga durian dapat diawetkan dan dikonsumsi lebih lama.
Selain sebagai pangan rumah tangga, dempo durian juga menjadi oleh-oleh khas dan bagian dari produk UMKM lokal di Palopo.
Bahan dan Cara Pembuatan
- Daging durian matang
- Pisahkan daging durian dari bijinya, lalu haluskan (bisa diblender atau ditumbuk).
- Lelehkan gula merah dengan api sedang, kemudian saring dan dinginkan.
- Campurkan gula merah cair dengan durian yang sudah dihaluskan.
- Masak campuran di wajan sambil diaduk terus-menerus hingga mengental dan mengilap.
- Setelah matang, angkat dan dinginkan.
- Dampo durian siap disajikan.
Referensi
https://cookpad.com/id/resep/17255420?ref=search&search_term=dampo+durian
