Taloba

Dari WikiPangan
Revisi sejak 17 April 2026 16.03 oleh NurulSyaqira.Putri (bicara | kontrib)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Kue Taloba mulai dikenal sejak sekitar tahun 1930-an dan diciptakan oleh permaisuri Raja Bone ke-32.

FILOSOFI

Kue Taloba merupakan kue tradisional yang berasal dari Sulawesi Selatan, khususnya dikenal sebagai kue khas Bugis-Makassar. Kue ini berbentuk bulat dan terbuat dari bahan utama kuning telur bebek, sehingga memiliki warna khas oranye cerah dengan tambahan topping berupa kismis di bagian atasnya. Saat ini, Kue Taloba termasuk dalam kategori kue tradisional yang sudah jarang ditemukan, namun masih dapat dijumpai pada acara-acara keluarga tertentu, terutama di kalangan keturunan bangsawan. Di berbagai situs internet, telah banyak pihak yang mencoba membagikan resep dari kue tradisional ini.

BUDAYA DAN SEJARAH

Kue Taloba diperkirakan mulai dikenal sejak sekitar tahun 1930-an dan diciptakan oleh permaisuri Raja Bone ke-32, yaitu Mane’ne Karengta Ballasari. Berdasarkan informasi yang ada, proses pembuatan kue ini pada masa lalu memerlukan pengawasan langsung dari permaisuri. Bahkan, beliau sendiri yang mengambil peran dalam proses pengolahan untuk memastikan takaran bahan dan cita rasa yang dihasilkan tetap sesuai.

Hingga saat ini, Kue Taloba masih belum banyak dikenal oleh masyarakat luas, termasuk oleh sebagian masyarakat Sulawesi Selatan. Resep kue ini diwariskan secara turun-temurun dalam lingkup keluarga tertentu, sehingga hanya sedikit orang yang mengetahui resep aslinya. Dari berbagai informasi yang beredar, masih terdapat kesalahpahaman bahwa kue ini menggunakan bahan seperti tepung, kentang rebus, atau putih telur, padahal pada kenyataannya kue Taloba tidak menggunakan bahan-bahan tersebut.

Pada masa lalu, Kue Taloba hanya disajikan dalam acara-acara khusus di lingkungan keluarga kerajaan. Bahkan hingga saat ini, kue ini lebih sering dijumpai pada acara pernikahan di kalangan keturunan bangsawan Bugis-Makassar. Ditinjau dari sejarah dan proses pengolahannya, bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan Kue Taloba tergolong bahan yang pada masa itu sulit diperoleh, seperti mentega dan krim yang dianggap sebagai bahan mewah dengan harga yang relatif mahal. Selain itu, penggunaan kuning telur bebek dalam jumlah yang cukup banyak turut memberikan cita rasa khas yang kaya dan legit pada kue Taloba.

CARA PEMBUATAN

Bahan-bahan :

· 10 butir kuning telur bebek

· 300 gr santan kental

· 180 gr gula pasir

· 100 gr susu bubuk (dancow)

· Kenari secukupnya

· 1 sachet vanili

· 1/2 sdt garam

· 1/2 pewarna makanan (kuning)

· Toping (kismis atau Cerry) secukupnya

LANGKAH-LANGKAH:

1. Kocok bahan utama. Masukkan kuning telur bebek dan gula pasir ke dalam wadah, lalu kocok hingga tercampur rata dan sedikit mengental.

2. Tambahkan santan. Tuangkan santan kental sedikit demi sedikit sambil terus diaduk agar adonan halus dan tidak pecah.

3. Masukkan bahan kering. ambahkan susu bubuk, vanili, dan garam. Aduk hingga semua bahan tercampur rata tanpa gumpalan.

4. Beri warna dan isian. Tambahkan pewarna makanan kuning secukupnya, lalu masukkan kenari cincang. Aduk perlahan hingga merata.

5. Siapkan loyang. Olesi loyang dengan sedikit mentega atau minyak agar tidak lengket, lalu tuang adonan ke dalam loyang.

Tambahkan topping:

Taburkan kismis atau ceri di atas adonan sesuai selera.

KOMPONEN JUMLAH
Air (Water) ± 35 g
Energi (Energy) ± 320 Kal
Protein(Protein) ± 7.0 g
Lemak (Fat) ± 20.0 g
Karbohidrat (CHO) ± 27.0 g
Abu (ASH) ± 1.0 g

REFERENSI

https://budaya-indonesia.org/Taloba-Makassar-Sulawesi-Selatan/

https://youtu.be/bHAgXfVZiJ0?si=Xmuye6v5qn8qPred