Laksan: Perbedaan antara revisi

Dari WikiPangan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 4: Baris 4:
Laksan berasal dari Palembang, Sumatera Selatan, dan memiliki beberapa versi asal usul yang berbeda. Salah satu versi populer mengaitkan nama "laksan" dengan kisah masyarakat Tionghoa yang bermukim di Palembang. Kata "laksan" mungkin berasal dari bahasa Inggris, dengan akronim "Luck Son" yang artinya "anak laki-laki yang beruntung".
Laksan berasal dari Palembang, Sumatera Selatan, dan memiliki beberapa versi asal usul yang berbeda. Salah satu versi populer mengaitkan nama "laksan" dengan kisah masyarakat Tionghoa yang bermukim di Palembang. Kata "laksan" mungkin berasal dari bahasa Inggris, dengan akronim "Luck Son" yang artinya "anak laki-laki yang beruntung".


== '''Bahan dan Cara Pembuatan:''' ==
== '''resep standar laksan :''' ==
'''Bahan Laksan:'''
'''Bahan Laksan:'''


# Ikan: digiling dan dihaluskan
# Ikan 1kg: digiling dan dihaluskan
# Tepung [[Sagu]]: sebagai bahan pengikat
# Tepung 500gram [[Sagu]]: sebagai bahan pengikat
# Santan: untuk kuah
# Santan 100ml: untuk kuah
# Daun Kucai, sebagai penambah rasa dan ''topping''
# Daun Kucai( secukupnya) :sebagai penambah rasa dan ''topping''


'''Bahan Kuah Laksan:'''
'''Bahan Kuah Laksan:'''


# Air
# Air 400ml
# Santan
# Santan 400ml
# Rebusan kepala udang atau kaldu udang
# Rebusan kepala udang atau kaldu udang(secukupnya)
# Bawang putih
# Bawang putih 2 siung
# Cabai keriting
# Cabai keriting 5 siung
# Garam
# Garam 1/2 sdm
# Gula
# Gula 1/2 sdt
# Penyedap rasa
# Penyedap rasa 1 sdt
# Minyak
# Minyak 2 sdm


'''Cara Membuat:'''
'''Cara Membuat:'''

Revisi per 11 Februari 2026 10.51

Makanan yang kerap dijumpai sebagai menu sarapan masyarakat Palembang
Laksan

Laksan adalah makanan khas Palembang, Sumatera Selatan, yang terkenal dengan cita rasa yang kaya dan unik.

Asal Usul dan Sejarah

Laksan berasal dari Palembang, Sumatera Selatan, dan memiliki beberapa versi asal usul yang berbeda. Salah satu versi populer mengaitkan nama "laksan" dengan kisah masyarakat Tionghoa yang bermukim di Palembang. Kata "laksan" mungkin berasal dari bahasa Inggris, dengan akronim "Luck Son" yang artinya "anak laki-laki yang beruntung".

resep standar laksan :

Bahan Laksan:

  1. Ikan 1kg: digiling dan dihaluskan
  2. Tepung 500gram Sagu: sebagai bahan pengikat
  3. Santan 100ml: untuk kuah
  4. Daun Kucai( secukupnya) :sebagai penambah rasa dan topping

Bahan Kuah Laksan:

  1. Air 400ml
  2. Santan 400ml
  3. Rebusan kepala udang atau kaldu udang(secukupnya)
  4. Bawang putih 2 siung
  5. Cabai keriting 5 siung
  6. Garam 1/2 sdm
  7. Gula 1/2 sdt
  8. Penyedap rasa 1 sdt
  9. Minyak 2 sdm

Cara Membuat:

  • Ikan digiling dan dihaluskan hingga menjadi bubur dengan tekstur yang halus.
  • Campurkan ikan yang telah dihaluskan dan digiling dengan tepung sagu hingga terbentuk adonan yang konsisten dan kalis.
  • Setelah adonan jadi, bentuk adonan ikan menjadi pempek dengan ukuran persegi panjang atau sering disebut dengan "pempek lenjer"
  • Pempek lenjer yang sudah dibuat, kemudian direbus hingga matang
  • Potong pempek lenjer dengan ketebalan 1cm - 2cm, kemudian masukkan pempek kedalam kuah santai yang sudah dibuat dengan bahan utama santan dan bahan tambahan lainnya.

Karakteristik dan Rasa

Laksan memiliki bentuk oval yang mirip dengan pempek, tetapi lebih kecil dengan ketebalan sekitar 1 hingga 1,5 cm. Laksan disantap dengan kuah santan merah yang gurih dan kental, mirip dengan kuah lontong sayur. Teksturnya lembut dan kenyal, dengan rasa yang legit dan gurih.

Ketersediaan

Laksan biasanya tersedia di beberapa tempat di Palembang, terutama pada bulan Ramadhan. Selama bulan ini, laksan menjadi camilan yang populer di kalangan warga ketika berbuka puasa. Meskipun demikian, laksan tetap menjadi bagian dari tradisi Palembang yang terus dipertahankan hingga saat ini. Laksan juga banyak dijumpai sebagai menu sarapan masyarakat kota Palembang.

Variasi dan Penyajian

Selain laksan, ada beberapa makanan lain yang mirip dengan laksan, seperti pempek. Semua makanan ini terbuat dari bahan-bahan sederhana seperti ikan, tepung sagu, dan kuah santan, yang memberikan rasa yang khas dan gurih. Laksan merupakan makanan khas Palembang yang unik dan lezat, yang terus mempertahankan tradisinya di kalangan masyarakat Palembang.

Referensi:

[1] https://harianmuba.bacakoran.co/read/4481/asal-usul-laksan-kuliner-khas-palembang-yang-kaya-cita-rasa

[2] https://palpres.disway.id/read/665395/asal-usul-nama-laksan-makanan-khas-palembang-bercita-rasa-dahsyat-benarkah-dari-bahasa-inggris

[3] https://id.theasianparent.com/laksan-palembang