Kerigi Wore: Perbedaan antara revisi
Dari WikiPangan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Kerigi Wore''' | '''Kerigi Wore''' | ||
Kerigi Wore adalah salah satu wadah atau sebagai tempat makan (pengganti piring) yang terbuat dari anyaman daun lontar. Kerigi wore adalah hasil keterampilan tangan asli dari masyarakat Sabu Raijua, khususnya perempuan pengrajin anyaman. Kerigi Wore biasanya digunakan dalam hajatan besar masyarakat Sabu Raijua seperti Acara Pernikahan (Kenoto), Syukuran Duka (Pemauu Domade), syukuran rumah (penatta ammu) maupun dalam ritual - ritual atau acara-acara yang mengkurbankan atau bunuh hewan/ternak (tabb'u B'ada). | Kerigi Wore adalah salah satu wadah atau sebagai tempat makan (pengganti piring) yang terbuat dari anyaman daun lontar. Kerigi wore adalah hasil keterampilan tangan asli dari masyarakat Sabu Raijua, khususnya perempuan pengrajin anyaman. Kerigi Wore biasanya digunakan dalam hajatan besar masyarakat Sabu Raijua seperti Acara Pernikahan (''Kenoto''), Syukuran Duka (''Pemauu Domade''), syukuran rumah (''penatta ammu'') maupun dalam ritual - ritual atau acara-acara yang mengkurbankan atau bunuh hewan/ternak (''tabb'u B'ada''). | ||
[[Kategori:Nusa Tenggara Timur]] | [[Kategori:Nusa Tenggara Timur]] | ||
[[Kategori:Olahan Pangan]] | [[Kategori:Olahan Pangan]] | ||
Revisi terkini sejak 14 Januari 2026 11.06
Kerigi Wore
Kerigi Wore adalah salah satu wadah atau sebagai tempat makan (pengganti piring) yang terbuat dari anyaman daun lontar. Kerigi wore adalah hasil keterampilan tangan asli dari masyarakat Sabu Raijua, khususnya perempuan pengrajin anyaman. Kerigi Wore biasanya digunakan dalam hajatan besar masyarakat Sabu Raijua seperti Acara Pernikahan (Kenoto), Syukuran Duka (Pemauu Domade), syukuran rumah (penatta ammu) maupun dalam ritual - ritual atau acara-acara yang mengkurbankan atau bunuh hewan/ternak (tabb'u B'ada).
