Lappo jagung
Lappo jagung atau benno adalah cemilan tradisional dari Sulawesi Selatan berbahan dasar jagung kering yang dipanaskan hingga pecah dan mengembang.Di pasar tradisional sekitar Makassar, Maros, dan daerah lain di Sulsel, lappo/benno masih banyak dijual sebagai jajanan manis dan gurih.Lappo agung atau lebih dikenal dengan istilah Popcorn (Bahasa Inggris), Benno’ (Bugis), Lappo’ (Makassar) termasuk makanan cemilan. Semua orang dari kalangan remaja sampe kanak-kanak di kampung dan bahkan saampai di kota yang ,emjual makanan lappo jagung atau beno ini.[1]
Cara membuat
jagung kering dimasukkan ke dalam tabung atau sekam panas yang dipanaskan di atas api sambil diputar, sampai biji meletus dan keluar dalam bentuk jagung mengembang putih.[2]
| Bahan | Alat |
|---|---|
| Jagung kering khusus popcorn 100–150 gram.
Gula pasir 2–3 sdm Garam sejumput |
Tabung logam besar |
Kandungan Gizi[3]
| Kalori | 350–400 kkal per 100 g |
| Karbohidrat | 70–80 g |
| Protein | 4–5 g |
| Serat | 10–15 g |
Referensi
[1] https://budaya-indonesia.org/Lappo
[2] https://allofresh.id/blog/cara-membuat-popcorn/
[3] https://pustaka.bppsdmp.pertanian.go.id/info-literasi/info-literasi-jagung-fungsional-pangan-nutrisi-tinggi
