Se'i Daging Asap
Se’i merupakan hidangan daging asap khas Nusa Tenggara Timur yang merefleksikan pengetahuan kuliner lokal dalam teknik pengolahan pangan berbasis pengasapan. Daging sapi atau babi diasapi secara perlahan menggunakan kayu bakar tertentu, terutama kayu kosambi, sehingga menghasilkan tekstur empuk, rasa gurih, dan aroma asap yang khas. Dalam praktik konsumsi sehari-hari, Se’i disajikan bersama nasi, sayuran tumis, dan sambal lu’at bercita rasa pedas-asam yang membentuk kesatuan rasa khas NTT. Hidangan ini tidak hanya menonjol dari segi cita rasa, tetapi juga mengandung makna budaya yang kuat karena menjadi warisan kuliner yang diturunkan antar generasi di wilayah Flobamora, sekaligus menegaskan identitas kuliner masyarakat Nusa Tenggara Timur meskipun kini hadir dalam berbagai variasi dan ruang konsumsi modern.
Bahan
- 500 gr daging sapi (iris panjang)
- 5 siung bawang putih
- 7 siung bawang merah
- 10 buah cabai rawit merah
- 5 buah cabai keriting merah
- 1 sdt ketumbar bubuk
- Garam secukupnya
- Jeruk nipis secukupnya
Cara Membuat
- Lumuri daging sapi dengan garam dan jeruk nipis, diamkan 15 menit.
- Asap daging di atas bara api dengan kayu kosambi/kayu keras lainnya hingga matang merata dan beraroma khas.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai keriting, dan ketumbar. Tumis hingga harum.
- Masukkan potongan sei sapi asap, aduk rata dengan bumbu.
- Sajikan panas dengan nasi putih dan sambal lu’at khas NTT.
