Bincangpangan:Menyiapkan Lahan dan Memilih Tanaman untuk Kebun Sekolah: Perbedaan antara revisi

Dari WikiPangan
(menambahkan deskripsi)
 
Baris 1: Baris 1:
[[Berkas:Bincang pangan 9.png|jmpl|Poster Bincang Pangan Episode 9]]
[[Berkas:Bincang pangan 9.png|jmpl|Poster Bincang Pangan Episode 9]]Membangun kebun sekolah yang produktif dimulai dari langkah yang paling mendasar: menyiapkan lahan dan memilih tanaman yang tepat. Dalam semangat itulah, '''Bincang Pangan Episode 9''' hadir sebagai bagian dari '''Seri Membangun Kebun Sekolah''', meneruskan perjalanan yang telah dimulai pada episode-episode sebelumnya. Episode ini menjadi ruang berbagi pengetahuan praktis bagi para guru Muatan Lokal Pangan Lokal untuk Ketahanan Iklim, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.
 
Acara dibuka oleh '''Apris A. Manafe, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Timor Tengah Selatan''', dengan moderator '''Alfonsus Seran'''. Episode ini menghadirkan dua sesi materi yang saling melengkapi. Pada sesi pertama, '''Andi Prahmono dari CIFOR-ICRAF''' membawakan materi bertajuk ''Persiapan Lahan dan Tanaman'', mencakup teknik pengolahan tanah, pembuatan media tanam organik, serta cara mengidentifikasi tanaman pangan lokal — mulai dari umbi-umbian, sayuran hijau, hingga buah-buahan — yang tahan terhadap kekeringan maupun curah hujan tinggi. Pada sesi kedua, '''SD Inpres Nunumeu''' berbagi pengalaman langsung dalam membangun kebun sekolah, mulai dari teknis awal penanaman, pemilihan komoditas lokal, hingga strategi melibatkan siswa dalam pengelolaan kebun secara aktif.
 
Disiarkan langsung melalui Zoom dan YouTube pada '''Selasa, 29 April 2026''', Bincang Pangan Episode 9 terbuka untuk guru, mahasiswa, dan masyarakat umum yang ingin memperkuat pemahaman tentang pertanian berbasis sekolah yang adaptif terhadap perubahan iklim.


== Rekaman ==
== Rekaman ==

Revisi terkini sejak 7 Mei 2026 21.14

Poster Bincang Pangan Episode 9

Membangun kebun sekolah yang produktif dimulai dari langkah yang paling mendasar: menyiapkan lahan dan memilih tanaman yang tepat. Dalam semangat itulah, Bincang Pangan Episode 9 hadir sebagai bagian dari Seri Membangun Kebun Sekolah, meneruskan perjalanan yang telah dimulai pada episode-episode sebelumnya. Episode ini menjadi ruang berbagi pengetahuan praktis bagi para guru Muatan Lokal Pangan Lokal untuk Ketahanan Iklim, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Acara dibuka oleh Apris A. Manafe, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Timor Tengah Selatan, dengan moderator Alfonsus Seran. Episode ini menghadirkan dua sesi materi yang saling melengkapi. Pada sesi pertama, Andi Prahmono dari CIFOR-ICRAF membawakan materi bertajuk Persiapan Lahan dan Tanaman, mencakup teknik pengolahan tanah, pembuatan media tanam organik, serta cara mengidentifikasi tanaman pangan lokal — mulai dari umbi-umbian, sayuran hijau, hingga buah-buahan — yang tahan terhadap kekeringan maupun curah hujan tinggi. Pada sesi kedua, SD Inpres Nunumeu berbagi pengalaman langsung dalam membangun kebun sekolah, mulai dari teknis awal penanaman, pemilihan komoditas lokal, hingga strategi melibatkan siswa dalam pengelolaan kebun secara aktif.

Disiarkan langsung melalui Zoom dan YouTube pada Selasa, 29 April 2026, Bincang Pangan Episode 9 terbuka untuk guru, mahasiswa, dan masyarakat umum yang ingin memperkuat pemahaman tentang pertanian berbasis sekolah yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Rekaman

Materi Paparan

  1. Tapak percontohan Pertanian Cerdas Iklim
  2. Persiapan Lahan dan Tanaman
  3. Cerita Pengalaman Membangun Kebun Sekolah