Pengguna:Heigar.pentari: Perbedaan antara revisi
Dari WikiPangan
(→Bahasa) |
|||
| Baris 8: | Baris 8: | ||
'''Domisili:''' Palembang, Sumatera Selatan | '''Domisili:''' Palembang, Sumatera Selatan | ||
'''Bidang Minat:''' Filsafat | '''Bidang Minat:''' Filsafat | ||
'''Email:''' heigarpntr@gmail.com | '''Email:''' heigarpntr@gmail.com | ||
| Baris 19: | Baris 19: | ||
=== '''Profil Singkat''' === | === '''Profil Singkat''' === | ||
Saya adalah penulis dan pegiat literasi yang memiliki minat pada filsafat sosial, kebudayaan lokal, serta isu lingkungan hidup. Aktif menulis esai, artikel opini, dan karya reflektif yang mengaitkan teori filsafat dengan realitas sosial masyarakat. Terlibat dalam kegiatan diskusi, riset, dan pengabdian masyarakat sebagai bentuk praktik intelektual dan tanggung jawab sosial. | Saya adalah penulis dan pegiat literasi yang memiliki minat pada filsafat sosial, kebudayaan lokal, serta isu lingkungan hidup. Aktif menulis esai, artikel opini, dan karya reflektif yang mengaitkan teori filsafat dengan realitas sosial masyarakat. Terlibat dalam kegiatan diskusi, riset, dan pengabdian masyarakat sebagai bentuk praktik intelektual dan tanggung jawab sosial. | ||
---- | ---- | ||
=== '''Motto''' === | === '''Motto''' === | ||
''“Berpikir adalah bentuk keberanian paling sunyi.”'' | ''“Berpikir adalah bentuk keberanian paling sunyi.”'' | ||
Revisi terkini sejak 27 Desember 2025 00.39

Nama: Heigar Muhamad Pentari
Tempat, Tanggal Lahir: 04 April 2004
Domisili: Palembang, Sumatera Selatan
Bidang Minat: Filsafat
Email: heigarpntr@gmail.com
Website/Blog: Eger Notes
Media Sosial: Instagram @eger_4e
Profil Singkat
Saya adalah penulis dan pegiat literasi yang memiliki minat pada filsafat sosial, kebudayaan lokal, serta isu lingkungan hidup. Aktif menulis esai, artikel opini, dan karya reflektif yang mengaitkan teori filsafat dengan realitas sosial masyarakat. Terlibat dalam kegiatan diskusi, riset, dan pengabdian masyarakat sebagai bentuk praktik intelektual dan tanggung jawab sosial.
Motto
“Berpikir adalah bentuk keberanian paling sunyi.”
