<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wikipangan.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Tahu_Aci</id>
	<title>Tahu Aci - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wikipangan.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Tahu_Aci"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Tahu_Aci&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-27T02:28:42Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.40.1</generator>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Tahu_Aci&amp;diff=4367&amp;oldid=prev</id>
		<title>DianAdilah.Azizah: Tahu Aci merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang terkenal dengan cita rasa gurih dan tekstur renyah. Hidangan ini dibuat dari tahu kuning berbentuk persegi dengan ukuran sekitar 7 cm di setiap sisinya. Tahu tersebut kemudian dibelah menjadi dua bagian hingga membentuk segitiga siku-siku. Bagian dalamnya diisi dengan adonan aci yang terbuat dari tepung kanji, potongan daun kucai, bawang putih, serta berbagai bumbu lainnya.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Tahu_Aci&amp;diff=4367&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-04-17T07:44:50Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Tahu Aci merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang terkenal dengan cita rasa gurih dan tekstur renyah. Hidangan ini dibuat dari tahu kuning berbentuk persegi dengan ukuran sekitar 7 cm di setiap sisinya. Tahu tersebut kemudian dibelah menjadi dua bagian hingga membentuk segitiga siku-siku. Bagian dalamnya diisi dengan adonan aci yang terbuat dari tepung kanji, potongan daun kucai, bawang putih, serta berbagai bumbu lainnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;[[Berkas:Tahu aci.jpg|jmpl]]&lt;br /&gt;
Tahu Aci merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang terkenal dengan cita rasa gurih dan tekstur renyah. Hidangan ini dibuat dari tahu kuning berbentuk persegi dengan ukuran sekitar 7 cm di setiap sisinya. Tahu tersebut kemudian dibelah menjadi dua bagian hingga membentuk segitiga siku-siku. Bagian dalamnya diisi dengan adonan aci yang terbuat dari tepung kanji, potongan daun kucai, bawang putih, serta berbagai bumbu lainnya. Bagi para perantau dan tiba masa mudik, tahu aci ini tidak pernah ketinggalan untuk disantap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
= &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Asal Tahu Aci&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; =&lt;br /&gt;
Tahu Aci berasal dari Kabupaten Tegal, khususnya daerah Slawi. Di kawasan Tegal, makanan ini sangat mudah ditemukan karena banyak pedagang yang menjualnya di sepanjang jalan. Umumnya, para penjual menggunakan gerobak kaki lima dan mulai berjualan pada sore hari sekitar pukul 4 hingga malam hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
= &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Tugu Tahu Aci&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; =&lt;br /&gt;
[[Berkas:Tugu tahu aci.jpg|jmpl]]&lt;br /&gt;
Sebagai bentuk identitas daerah, Pemerintah Kabupaten Tegal bahkan membangun patung Tahu Aci di perempatan Jalan [[Gatot]] Subroto, Slawi. Pendirian patung tersebut menjadi simbol bahwa Slawi merupakan pusat dari kuliner Tahu Aci di Kabupaten Tegal.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>DianAdilah.Azizah</name></author>
	</entry>
</feed>