<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wikipangan.id/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Wina.Damayanti</id>
	<title>WikiPangan - Kontribusi pengguna [id]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wikipangan.id/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Wina.Damayanti"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/wiki/Istimewa:Kontribusi_pengguna/Wina.Damayanti"/>
	<updated>2026-07-09T03:15:34Z</updated>
	<subtitle>Kontribusi pengguna</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.40.1</generator>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Bella_Lawo&amp;diff=4750</id>
		<title>Bella Lawo</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Bella_Lawo&amp;diff=4750"/>
		<updated>2026-06-08T10:43:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Wina.Damayanti: Bella labu adalah hidangan manis berkuah santan khas Bugis yang menggunakan labu kuning sebagai bahan utama. Labu kuning yang paling cocok adalah labu parang atau labu butternut karena dagingnya lebih padat, manis, dan berwarna kuning pekat.&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Bela lawo merupakan makanan tradisional khas Sulawesi selatan. Makanan ini masih banyak di jumpai, salah satunya di Desa Waekecce’e. Camilan ini memiliki rasa manis dengan cita rasa legit dan hangat. Kudapan ini dibuat dari olahan labu kuning yang dimasak bersama santan dan [[Gula Merah|gula merah]], sehingga menghasilkan kuah kental beraroma khas yang mirip seperti kolak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Alat dan Bahan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Labu kuning, kupas dan potong dadu&lt;br /&gt;
* santan kental&lt;br /&gt;
* santan encer&lt;br /&gt;
* gula merah, sisir halus&lt;br /&gt;
* gula pasir&lt;br /&gt;
* garam&lt;br /&gt;
* daun pandan, simpulkan&lt;br /&gt;
* batang serai, memarkan&lt;br /&gt;
* air&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan ==&lt;br /&gt;
Siapkan labu kuning: Kupas 500 grams labu kuning, kupas dan potong dadu, buang biji dan serabut bagian dalam. Potong dadu ukuran sekitar 3×3 cm agar matang merata dan tidak mudah hancur saat dimasak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masak air dan gula: Masukkan 500 milliliters air, 150 grams gula merah, sisir halus, 3 tablespoons gula pasir, 0.5 teaspoons garam, 3 daun pandan, simpulkan, dan 2 batang serai, memarkan ke dalam panci. Masak di atas api sedang sambil diaduk hingga gula merah larut sempurna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masak labu: Setelah gula larut dan air mendidih, masukkan 500 grams labu kuning, kupas dan potong dadu. Masak dengan api sedang hingga labu mulai lunak namun belum hancur, sekitar 10–12 menit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuang santan encer: Tuang 400 milliliters santan encer ke dalam panci. Aduk perlahan dan masak kembali hingga mendidih. Jaga api tetap sedang agar santan tidak pecah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuang santan kental: Cicipi kuah — sesuaikan rasa manis dan asin. Kecilkan api, lalu tuang 400milliliters santan kental perlahan sambil diaduk pelan. Masak 3–5 menit hingga kuah mengkilap dan creamy. Jangan sampai mendidih kencang setelah santan kental masuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sajikan: Angkat panci, buang daun pandan dan serai. Tuang ke dalam mangkuk saji. Sajikan hangat sebagai hidangan penutup atau camilan sore.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Wina.Damayanti</name></author>
	</entry>
</feed>