<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wikipangan.id/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Rifki.AdiSaputra</id>
	<title>WikiPangan - Kontribusi pengguna [id]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wikipangan.id/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Rifki.AdiSaputra"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/wiki/Istimewa:Kontribusi_pengguna/Rifki.AdiSaputra"/>
	<updated>2026-05-25T21:11:47Z</updated>
	<subtitle>Kontribusi pengguna</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.40.1</generator>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Pallubasa_onta&amp;diff=4710</id>
		<title>Pallubasa onta</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Pallubasa_onta&amp;diff=4710"/>
		<updated>2026-05-20T06:51:51Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Rifki.AdiSaputra: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;jmpl Pallubasa Onta adalah salah satu kuliner legendaris dan ikonik dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Nama ini sekaligus menjadi identitas sebuah rumah makan bersejarah dan sebutan untuk cita rasa khas Pallubasa yang dihasilkannya. Terkenal karena keaslian resep dan kekayaan rasanya, hidangan ini menjadi bukti hidup kekayaan warisan kuliner masyarakat Suku Makassar yang telah bertahan selama berabad-abad.  == Sejarah == Pallubasa...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Berkas:Pallubasa onta.jpg|jmpl]]&lt;br /&gt;
[[Pallubasa]] Onta adalah salah satu kuliner legendaris dan ikonik dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Nama ini sekaligus menjadi identitas sebuah rumah makan bersejarah dan sebutan untuk cita rasa khas Pallubasa yang dihasilkannya. Terkenal karena keaslian resep dan kekayaan rasanya, hidangan ini menjadi bukti hidup kekayaan warisan kuliner masyarakat Suku Makassar yang telah bertahan selama berabad-abad.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
Pallubasa Onta adalah nama tempat makan legendaris sekaligus sebutan untuk cita rasa khas Pallubasa yang disajikannya, yang terletak di Jalan Onta Lama Nomor 103, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar. Nama “Onta” diambil dari nama jalan tempat berdirinya rumah makan ini, bukan dari bahan pembuatannya, karena bahan utamanya tetap berupa daging sapi dan jeroan. Hidangan ini merupakan bagian dari warisan kuliner masyarakat Makassar yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Dahulu, Pallubasa awalnya adalah makanan rakyat yang dibuat dari bagian daging dan jeroan yang harganya terjangkau, kemudian diolah dengan rempah melimpah agar menjadi lezat dan bergizi. Rumah makan ini telah berdiri selama puluhan tahun dan terus mempertahankan resep asli serta cara memasak tradisional yang diwariskan secara turun‑temurun. Seiring berjalannya waktu, nama Pallubasa Onta menjadi identitas kuliner tersendiri, menjadi tujuan wajib bagi warga lokal maupun wisatawan yang ingin menikmati rasa otentik Pallubasa, bahkan sering dibandingkan dengan tempat makan sejenis lainnya karena kualitas rasanya yang konsisten.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pallubasa Onta dikenal karena cita rasanya yang kaya rempah, gurih, dan kuahnya yang kental serta harum berkat campuran [[kelapa]] parut yang disangrai hingga berwarna kecokelatan lalu dihaluskan. Ciri khas utamanya adalah keseimbangan rasa bumbu yang pas, tidak terlalu pedas, namun terasa hangat dan meresap hingga ke dalam serat daging. Tempat ini juga terkenal karena penyajiannya yang lengkap, yaitu disajikan bersama kuning telur mentah yang akan larut dan menyatu dengan kuah panas, sehingga menambah kekentalan dan kelezatan rasa, serta ditaburi bawang goreng dan irisan daun bawang. Selain itu, dikenal juga karena porsi yang cukup besar, harga yang terjangkau, serta tempat yang bersih dan nyaman, sehingga cocok dikunjungi bersama keluarga maupun teman. Rasanya yang khas membuatnya sering disebut sebagai salah satu Pallubasa terenak di Makassar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara mengolah ==&lt;br /&gt;
Bahan utamanya adalah daging sapi pilihan dan jeroan seperti babat, usus, atau hati, dengan bumbu berupa bawang merah, bawang putih, ketumbar, jinten, [[kunyit]], [[jahe]], [[lengkuas]], serai, daun salam, serta kelapa parut yang disangrai. Pertama, daging dan jeroan dibersihkan hingga bersih lalu direbus dalam air mendidih untuk menghilangkan kotoran dan bau amis, kemudian dipotong‑potong sesuai ukuran yang diinginkan. Bumbu‑bumbu dihaluskan lalu ditumis hingga harum dan matang agar tidak menimbulkan rasa langu, kemudian dimasukkan ke dalam air rebusan daging. Masak dengan api kecil dalam waktu yang cukup lama agar bumbu meresap sempurna dan daging menjadi empuk. Setelah itu, masukkan kelapa sangrai yang sudah dihaluskan, aduk terus hingga kuah mengental dan berminyak alami. Sebelum disajikan, tambahkan perasan jeruk nipis untuk menambah kesegaran rasa, lalu hidangkan bersama nasi putih hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kandungan Nutrisi ==&lt;br /&gt;
Mengandung protein hewani yang tinggi untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, serta zat besi yang berperan dalam pembentukan sel darah merah sehingga membantu mencegah anemia. Lemak yang terkandung berasal dari daging dan kelapa, berfungsi sebagai sumber energi cadangan dan membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak. Berbagai rempah yang digunakan mengandung antioksidan, vitamin, dan mineral seperti kalsium, fosfor, serta magnesium yang baik untuk menjaga kesehatan tulang, melancarkan pencernaan, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Jeruk nipis yang ditambahkan juga mengandung vitamin C yang tinggi untuk menjaga kebugaran tubuh&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber Referensi ==&lt;br /&gt;
• Nova Circle. Pallubasa Onta. &amp;lt;nowiki&amp;gt;https://www.novacircle.com/spots/asia/indonesia/south-sulawesi/makassar-city-municipality/makassar/pallubasa-onta-6db315&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Wikipedia Bahasa Indonesia. Pallu basa. &amp;lt;nowiki&amp;gt;https://id.wikipedia.org/wiki/Pallu_basa&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Tren Bisnis. Rekomendasi 12 Kuliner Makassar, Dari [[Coto]] Hingga Pallubasa Mantap. &amp;lt;nowiki&amp;gt;https://trenbisnis.co.id/detail/231388/rekomendasi-12-kuliner-makassar-dari-coto-hingga-pallubasa-mantap&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Rifki.AdiSaputra</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Pallubasa_onta.jpg&amp;diff=4707</id>
		<title>Berkas:Pallubasa onta.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Pallubasa_onta.jpg&amp;diff=4707"/>
		<updated>2026-05-20T06:45:32Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Rifki.AdiSaputra: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Pallubasa onta&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Rifki.AdiSaputra</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Lahara_puso_unti&amp;diff=4700</id>
		<title>Lahara puso unti</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Lahara_puso_unti&amp;diff=4700"/>
		<updated>2026-05-20T06:38:16Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Rifki.AdiSaputra: /* •Sumber Referensi */&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Berkas:Lahara Puso Unti.jpg|jmpl]]&lt;br /&gt;
Lahara Puso Unti adalah makanan tradisional khas masyarakat Suku Konjo dan Suku Makassar di Provinsi Sulawesi Selatan, yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak berabad-abad silam. Hidangan ini bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari identitas budaya yang erat kaitannya dengan kearifan lokal dan kehidupan sosial masyarakat setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== &#039;&#039;&#039;SEJARAH&#039;&#039;&#039; ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sejak zaman dahulu, Lahara Puso Unti kerap disiapkan sebagai bekal perjalanan, sajian utama dalam pelaksanaan upacara adat, maupun hidangan istimewa saat berkumpul bersama keluarga besar. Nama hidangan ini diambil dari istilah bahasa daerah yang memiliki makna mendalam: Lahara berarti makanan yang dibungkus lalu dikukus atau direbus, Puso merujuk pada bagian tengah atau inti dari bahan, sedangkan Unti adalah sebutan untuk olahan kelapa parut yang dicampur dengan gula merah. Pada awalnya, seluruh bahan pembuatannya diambil langsung dari hasil pertanian dan kebun warga, mencerminkan cara masyarakat masa lalu memanfaatkan kekayaan alam sekitar secara sederhana namun bernutrisi tinggi ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Lahara Puso Unti dikenal karena cita rasanya yang unik: perpaduan manis legit dari gula merah, gurih alami kelapa, serta aroma harum beras ketan yang dibungkus daun janur. Teksturnya kenyal dan lembut, dengan rasa yang meresap hingga ke dalam. Hidangan ini juga terkenal karena cara penyajiannya yang khas, dibungkus rapi dengan janur yang memberi kesan tradisional dan alami. Selain itu, makanan ini kerap menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur dalam berbagai kegiatan adat dan acara keluarga. ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== CARA PENGOLAHAN ==&lt;br /&gt;
Bahan utamanya adalah [[beras]] ketan putih, [[kelapa]] parut, [[Gula Merah|gula merah]], garam, dan daun janur. Pertama, beras ketan direndam selama beberapa jam agar lunak, kemudian ditiriskan. Kelapa parut dicampur dengan gula merah yang telah disisir halus dan sedikit garam, lalu diaduk rata. Campuran ini kemudian disusun bersama beras ketan dalam lembaran daun janur, dibentuk memanjang dan diikat rapi. Bungkusan tersebut kemudian direbus dalam air mendidih selama 2–3 jam hingga matang dan bumbu meresap sempurna. Setelah matang, bungkusan dibuka dan siap disajikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kandungan Nutrisi ==&lt;br /&gt;
Kaya akan karbohidrat dari beras ketan sebagai sumber energi utama, serta lemak nabati, protein, serat, dan mineral seperti kalium, fosfor, dan zat besi dari kelapa parut. Gula merah menyediakan energi tambahan serta mengandung zat besi dan kalsium yang baik untuk tubuh. Kandungan seratnya juga membantu melancarkan pencernaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumbet Referensi ==&lt;br /&gt;
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan. Kumpulan Kuliner Tradisional Sulawesi Selatan. &amp;lt;nowiki&amp;gt;https://www.sulselprov.go.id/kuliner-khas-sulawesi-selatan&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Webonary Bahasa Konjo. https://www.webonary.org/konjo/hvo76282/m&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Rifki.AdiSaputra</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Kolak_unti&amp;diff=4699</id>
		<title>Kolak unti</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Kolak_unti&amp;diff=4699"/>
		<updated>2026-05-20T06:37:13Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Rifki.AdiSaputra: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;jmpl Kolak Unti adalah hidangan penutup khas daerah Makassar, Sulawesi Selatan, yang merupakan salah satu variasi olahan kolak dengan ciri khas utama menggunakan bahan dasar unti. Hidangan ini merupakan bagian dari kekayaan kuliner tradisional yang telah bertahan sejak masa kerajaan-kerajaan di Sulawesi Selatan, dan hingga kini tetap menjadi favorit masyarakat setempat karena keunikan rasa serta cara penyajiannya.  == Sejarah == Kolak Un...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Berkas:Kolak unti.jpg|jmpl]]&lt;br /&gt;
Kolak Unti adalah hidangan penutup khas daerah Makassar, Sulawesi Selatan, yang merupakan salah satu variasi olahan kolak dengan ciri khas utama menggunakan bahan dasar unti. Hidangan ini merupakan bagian dari kekayaan kuliner tradisional yang telah bertahan sejak masa kerajaan-kerajaan di Sulawesi Selatan, dan hingga kini tetap menjadi favorit masyarakat setempat karena keunikan rasa serta cara penyajiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
Kolak Unti merupakan varian kolak khas Makassar yang sudah dikenal sejak masa kerajaan‑kerajaan di Sulawesi Selatan. Hidangan ini awalnya disajikan sebagai hidangan penutup atau sajian istimewa saat bulan Ramadan, namun lama‑kelamaan menjadi makanan yang dinikmati sehari‑hari. Kata unti merujuk pada bahan utama yang terbuat dari [[kelapa]] parut yang dimasak dengan gula merah dan dibentuk bulat atau lonjong. Pengaruh budaya perdagangan antar pulau dan antar bangsa turut memengaruhi pembuatan kolak ini, dengan memadukan bahan lokal seperti kelapa dan gula [[aren]] dengan teknik pengolahan yang berkembang seiring waktu. Kolak Unti juga sering dihidangkan dalam acara syukuran dan pertemuan warga sebagai tanda keakraban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kolak Unti terkenal dengan rasanya yang manis legit, kuahnya yang kental dan gurih dari santan, serta aroma harum daun pandan yang menyegarkan. Tekstur unti yang kenyal dan lembut berpadu sempurna dengan kuah santan yang hangat atau dingin. Hidangan ini juga dikenal sebagai makanan yang menenangkan, cocok dinikmati kapan saja, baik sebagai pencuci mulut maupun camilan pengisi energi. Ciri khasnya yang membedakan dari kolak lainnya adalah penggunaan unti sebagai bahan utama, bukan pisang, ubi, atau bahan lain yang umum dipakai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Mengolah ==&lt;br /&gt;
Bahan yang dibutuhkan meliputi kelapa parut, gula merah, santan kental dan encer, daun pandan, serta sedikit garam. Langkah pertama, kelapa parut dicampur dengan gula merah yang telah dilelehkan dan disaring, kemudian dimasak sambil diaduk hingga kering dan bisa dibentuk. Campuran ini kemudian dibentuk bulat‑bulat kecil menjadi unti. Selanjutnya, rebus santan encer bersama daun pandan dan garam hingga mendidih, masukkan unti yang sudah dibentuk, lalu tambahkan santan kental sambil terus diaduk agar tidak pecah. Masak dengan api kecil selama beberapa menit hingga kuah meresap dan bumbu tercampur rata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kandungan Nutrisi ==&lt;br /&gt;
Mengandung karbohidrat sebagai sumber energi, lemak sehat dari santan dan kelapa yang membantu penyerapan vitamin, serta protein nabati. Gula merah memberikan energi cepat sekaligus mengandung mineral seperti zat besi, kalsium, dan magnesium. Daun pandan memberikan senyawa antioksidan yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Masak Apa Hari Ini. Resep Kolak Unti Khas Makassar. &amp;lt;nowiki&amp;gt;https://www.masakapahariini.com/resep/kolak-unti-khas-makassar/&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Wikipedia Bahasa Indonesia. Kolak. &amp;lt;nowiki&amp;gt;https://id.wikipedia.org/wiki/Kolak_(makanan)&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Rifki.AdiSaputra</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Kolak_unti.jpg&amp;diff=4698</id>
		<title>Berkas:Kolak unti.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Kolak_unti.jpg&amp;diff=4698"/>
		<updated>2026-05-20T06:36:50Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Rifki.AdiSaputra: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Kolak unti&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Rifki.AdiSaputra</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Lahara_puso_unti&amp;diff=4675</id>
		<title>Lahara puso unti</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Lahara_puso_unti&amp;diff=4675"/>
		<updated>2026-05-20T06:25:38Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Rifki.AdiSaputra: ←Membuat halaman berisi &amp;#039;jmpl Lahara Puso Unti adalah makanan tradisional khas masyarakat Suku Konjo dan Suku Makassar di Provinsi Sulawesi Selatan, yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak berabad-abad silam. Hidangan ini bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari identitas budaya yang erat kaitannya dengan kearifan lokal dan kehidupan sosial masyarakat setempat.  == &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;SEJARAH&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; ==  === Sejak zaman dahulu, Lahara Puso Unti kerap disiapkan seba...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Berkas:Lahara Puso Unti.jpg|jmpl]]&lt;br /&gt;
Lahara Puso Unti adalah makanan tradisional khas masyarakat Suku Konjo dan Suku Makassar di Provinsi Sulawesi Selatan, yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak berabad-abad silam. Hidangan ini bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari identitas budaya yang erat kaitannya dengan kearifan lokal dan kehidupan sosial masyarakat setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== &#039;&#039;&#039;SEJARAH&#039;&#039;&#039; ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sejak zaman dahulu, Lahara Puso Unti kerap disiapkan sebagai bekal perjalanan, sajian utama dalam pelaksanaan upacara adat, maupun hidangan istimewa saat berkumpul bersama keluarga besar. Nama hidangan ini diambil dari istilah bahasa daerah yang memiliki makna mendalam: Lahara berarti makanan yang dibungkus lalu dikukus atau direbus, Puso merujuk pada bagian tengah atau inti dari bahan, sedangkan Unti adalah sebutan untuk olahan kelapa parut yang dicampur dengan gula merah. Pada awalnya, seluruh bahan pembuatannya diambil langsung dari hasil pertanian dan kebun warga, mencerminkan cara masyarakat masa lalu memanfaatkan kekayaan alam sekitar secara sederhana namun bernutrisi tinggi ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Lahara Puso Unti dikenal karena cita rasanya yang unik: perpaduan manis legit dari gula merah, gurih alami kelapa, serta aroma harum beras ketan yang dibungkus daun janur. Teksturnya kenyal dan lembut, dengan rasa yang meresap hingga ke dalam. Hidangan ini juga terkenal karena cara penyajiannya yang khas, dibungkus rapi dengan janur yang memberi kesan tradisional dan alami. Selain itu, makanan ini kerap menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur dalam berbagai kegiatan adat dan acara keluarga. ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== CARA PENGOLAHAN ==&lt;br /&gt;
Bahan utamanya adalah [[beras]] ketan putih, [[kelapa]] parut, gula merah, garam, dan daun janur. Pertama, beras ketan direndam selama beberapa jam agar lunak, kemudian ditiriskan. Kelapa parut dicampur dengan gula merah yang telah disisir halus dan sedikit garam, lalu diaduk rata. Campuran ini kemudian disusun bersama beras ketan dalam lembaran daun janur, dibentuk memanjang dan diikat rapi. Bungkusan tersebut kemudian direbus dalam air mendidih selama 2–3 jam hingga matang dan bumbu meresap sempurna. Setelah matang, bungkusan dibuka dan siap disajikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kandungan Nutrisi ==&lt;br /&gt;
Kaya akan karbohidrat dari beras ketan sebagai sumber energi utama, serta lemak nabati, protein, serat, dan mineral seperti kalium, fosfor, dan zat besi dari kelapa parut. Gula merah menyediakan energi tambahan serta mengandung zat besi dan kalsium yang baik untuk tubuh. Kandungan seratnya juga membantu melancarkan pencernaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====== •&#039;&#039;&#039;Sumber Referensi&#039;&#039;&#039; ======&lt;br /&gt;
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan. Kumpulan Kuliner Tradisional Sulawesi Selatan. &amp;lt;nowiki&amp;gt;https://www.sulselprov.go.id/kuliner-khas-sulawesi-selatan&amp;lt;/nowiki&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
• Webonary Bahasa Konjo. https://www.webonary.org/konjo/hvo76282/m&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Rifki.AdiSaputra</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Lahara_Puso_Unti.jpg&amp;diff=4670</id>
		<title>Berkas:Lahara Puso Unti.jpg</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wikipangan.id/index.php?title=Berkas:Lahara_Puso_Unti.jpg&amp;diff=4670"/>
		<updated>2026-05-20T06:24:28Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Rifki.AdiSaputra: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;Lahara Puso Unti&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Rifki.AdiSaputra</name></author>
	</entry>
</feed>